Masih Adanya Keterbatasan Fasilitas dan Tenaga Medis Kaltim, Darlis Sampaikan Harapannya

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi (ist)

Anggota DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Persoalan saat ini yang terlihat pada sektor kesehatan di Kalimantan Timur (Kaltim) yakni kurangnya fasilitas maupun kesejahteraan tenaga medis.

Sehingga, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Darlis Pattalongi, menegaskan, dua isu tersebut membutuhkan perhatian serius untuk memastikan pelayanan kesehatan di daerah tersebut bisa lebih optimal.

Darlis mengungkapkan, di beberapa wilayah Samarinda masih terdapat puskesmas pembantu yang seharusnya sudah berstatus puskesmas penuh, mengingat peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan layanan kesehatan yang semakin besar.

“Kita masih mengalami kekurangan fasilitas kesehatan. Di Samarinda saja, masih ada wilayah yang semestinya memiliki puskesmas penuh, bukan sekadar puskesmas pembantu,” ucap Darlis.

Fasilitas kesehatan yang terbatas, menurutnya, berdampak langsung pada kualitas layanan yang diterima masyarakat. Oleh karena itu, Dirinya menekankan pentingnya penambahan dan perbaikan fasilitas kesehatan yang ada, agar pelayanan bisa lebih merata dan optimal.

Namun, masalah tidak hanya berhenti pada kekurangan fasilitas. Darlis juga menyoroti kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes) yang masih menjadi persoalan besar. Banyak tenaga medis, khususnya dokter, yang enggan siaga penuh di rumah sakit pemerintah karena tunjangan yang dianggap belum memadai.

“Masalah kesejahteraan nakes ini krusial. Banyak dokter yang malas untuk stand by di rumah sakit pemerintah karena tunjangan yang diterima dinilai kurang manusiawi,” timpalnya.

Darlis menegaskan bahwa untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, perlu adanya perhatian lebih terhadap kesejahteraan tenaga medis, yang merupakan tulang punggung sistem kesehatan.

“Jumlah nakes perlu ditambah, tapi kesejahteraan mereka juga harus diperhatikan. Agar mereka bisa bekerja secara profesional dan penuh dedikasi,” ujar Darlis.

Diakhir, Darlis harap dengan adanya langkah tersebut dapat membawa dampak positif bagi kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Kalimantan Timur di masa depan.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru