Marwah Legislatif Harus Terjaga, Subandi Tegaskan Kedisplinan Bagu Anggota Dewan Kaltim

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BK DPRD Kaltim, Subandi

Ketua BK DPRD Kaltim, Subandi

Infonusa.co, Samarinda – Untuk menjaga marwah kelembagaan dan merawat kepercayaan publik, Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat mekanisme pengawasan terhadap perilaku dan kedisiplinan anggota dewan, terutama menyangkut partisipasi dalam rapat paripurna.

Ketua BK DPRD Kaltim, Subandi, menyoroti urgensi kehadiran anggota dalam agenda strategis tersebut sebagai bentuk tanggung jawab politik yang tidak bisa ditawar.

Dirinya menilai, absensi tanpa alasan sah bukan hanya soal teknis administratif, tetapi mencerminkan rendahnya komitmen terhadap tugas representasi rakyat. Subandi menegaskan, absensi hingga enam kali berturut-turut tanpa keterangan akan dikenai sanksi resmi berupa teguran tertulis dari BK.

“Jika sudah tiga kali tidak hadir tanpa keterangan yang dapat dibenarkan, fraksinya akan kami beri teguran lisan. Bila berlanjut hingga enam kali, BK akan mengeluarkan surat teguran tertulis,” tegasnya.

Subandi menjelaskan bahwa surat teguran tersebut akan diteruskan ke pimpinan DPRD dan fraksi yang bersangkutan untuk ditindaklanjuti. Bahkan, jika teguran tersebut tidak mendapat respons serius, bukan tidak mungkin akan berujung pada rekomendasi Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Fraksi harus mengambil sikap. Ini bisa memengaruhi posisi politik legislator bersangkutan. Jadi konsekuensinya cukup serius,” Ihwalnya.

Ia menambahkan bahwa paripurna merupakan forum pengambilan keputusan penting, termasuk pengesahan anggaran dan peraturan daerah. Oleh karena itu, absensi tanpa kejelasan akan merusak citra kelembagaan DPRD.

“Sejauh ini belum ada yang sampai enam kali berturut-turut absen, tapi sudah ada beberapa yang tercatat tidak hadir tiga kali. Masih dalam pemantauan internal,” katanya.

Subandi juga menggarisbawahi bahwa kehadiran anggota dewan bukan hanya tanggung jawab individu, tapi menyangkut kredibilitas DPRD secara keseluruhan. Ia menilai meningkatnya kesadaran publik terhadap akuntabilitas wakil rakyat harus dijawab dengan disiplin tinggi.

“Publik sekarang lebih kritis. Jika ada anggota dewan yang sering absen tanpa alasan, itu bisa langsung jadi sorotan. Dan kalau dibiarkan, akan menurunkan kepercayaan terhadap institusi ini,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas DPRD, BK juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengawasi kehadiran para anggota dewan. Subandi mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi ketidakhadiran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“BK sangat terbuka terhadap masukan publik. Kami ingin masyarakat aktif mengawasi. Jika ada temuan soal anggota yang jarang hadir, laporkan, dan kami akan tindak lanjuti secara serius,” pungkas Subandi.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru