Kritik Infrastruktur Maratua: Syarifatul Desak Pemerintah Segera Bertindak

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Infonusa.co, Samarinda – Pulau Maratua di Kabupaten Berau, yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus wilayah perbatasan strategis di Kalimantan Timur, kembali mendapat sorotan tajam dari DPRD Kaltim. Anggota Komisi III, Syarifatul Syadiah, menilai pembangunan di pulau tersebut masih jauh dari harapan.

Dalam pernyataannya, Syarifatul menekankan bahwa potensi besar Maratua belum dibarengi dengan pembangunan infrastruktur yang sepadan. Menurutnya, persoalan lingkungan hingga akses jalan yang buruk menunjukkan minimnya intervensi pemerintah.

“Maratua punya nilai strategis secara geografis dan potensi pariwisata yang luar biasa. Tapi kalau infrastrukturnya tetap seperti ini, bagaimana bisa berkembang?” ujarnya.

Salah satu masalah krusial yang disoroti adalah abrasi pantai yang semakin mengancam keberlangsungan kawasan pesisir. Ia menegaskan, kerusakan tak hanya terjadi di Teluk Harapan, melainkan juga mulai meluas ke kampung-kampung seperti Payung-Payung.

“Kerusakan garis pantai ini sudah memprihatinkan. Ini bukan hanya terjadi di satu titik saja, tapi sudah meluas. Kita butuh penanganan komprehensif dan cepat,” tegasnya.

Syarifatul menyampaikan bahwa penanganan abrasi tak bisa hanya menunggu intervensi dari pemerintah provinsi atau pusat. Ia mendorong agar Pemerintah Kabupaten Berau, khususnya dinas terkait seperti PUPR, segera turun tangan secara aktif.

“Tidak cukup menunggu program dari atas. Pemkab harus punya inisiatif dan bertindak lebih progresif demi menjaga lingkungan dan keberlanjutan hidup masyarakat pesisir,” katanya.

Tak berhenti di soal abrasi, ia juga menyinggung persoalan infrastruktur jalan yang dinilainya memperparah kondisi wilayah. Akses jalan utama di Teluk Harapan disebutnya hanya dibeton sebagian, sementara sisanya rusak parah dan tidak tersentuh perbaikan.

“Bayangkan, jalan utama hanya disemen 10 meter, sisanya rusak parah. Ini jelas menyulitkan mobilitas, termasuk bagi wisatawan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Menurut Syarifatul, pembangunan jalan, penyediaan air bersih, dan fasilitas pendukung pariwisata harus dijadikan prioritas mutlak. Ia meyakini bahwa penguatan infrastruktur akan memperkokoh posisi Maratua sebagai wilayah terdepan Kalimantan Timur dan etalase perbatasan Indonesia.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan keindahan alam. Pemerintah harus hadir untuk memastikan pembangunan yang adil, khususnya di daerah perbatasan,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, ia menekankan pentingnya perhatian menyeluruh dari seluruh tingkatan pemerintahan. Maratua, katanya, tak boleh terus tertinggal di tengah geliat pembangunan daerah lain.

“Kalau pemerintah serius soal pemerataan pembangunan, maka Maratua seharusnya jadi prioritas. Ini bukan hanya tentang keindahan, tapi juga tentang martabat dan masa depan masyarakatnya,” pungkasnya.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru