Komisi II DPRD PPU Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Melalui Sektor Perikanan

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jamaluddin,

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jamaluddin,

Infonusa.co, PPU — Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jamaluddin, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak bisa hanya bertumpu pada sektor pertanian, tetapi juga harus melibatkan sektor perikanan. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan Asta Cita Presiden RI serta visi dan misi Bupati PPU dalam mendorong kemandirian pangan daerah.

“Sektor vital selain pendidikan dan kesehatan yang merupakan pelayanan dasar ialah pertanian dan perikanan. Keduanya adalah tulang punggung penyedia pangan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sehingga memerlukan perlakuan khusus,” ujar Jamaluddin, Kamis (10/7/2025).

Ia menilai sektor perikanan, khususnya budidaya, perlu mendapat perhatian serius agar mampu bangkit dan mengoptimalkan kembali lahan tambak masyarakat. Menurutnya, kebijakan daerah harus sinergis dengan arahan nasional yang menempatkan perikanan sebagai bagian penting dari ketahanan pangan.

“Bukan hanya pertanian, perikanan ini salah satu bagian dari ketahanan pangan, masuk dalam instruksi Presiden. Maka kita dorong penguatan di sektor perikanan, terutama budidaya agar bisa kembali optimal,” tegasnya.

Jamaluddin mencontohkan langkah nyata di sektor pertanian, yakni pembentukan Brigade Pangan yang berfungsi sebagai motor penggerak dari produksi hingga hilirisasi. Ia berharap pola serupa juga diterapkan pada sektor perikanan.

“Di pertanian, Brigade Pangan membantu mengoptimalkan lahan tidur menjadi produktif dibantu dengan alat pertanian. Nah, di perikanan, kita harap ada solusi serupa. Termasuk dukungan anggaran dari provinsi maupun pusat untuk mendongkrak potensi di sektor ini,” jelasnya.

Menurut data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) PPU, potensi perikanan budidaya di daerah ini mencapai sekitar 9.000 hektare, namun tingkat produksinya masih tergolong rendah dibandingkan dengan luas lahan yang tersedia.

Karena itu, Jamaluddin meminta DKP lebih aktif melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat untuk mengembangkan kembali tambak mereka.

“Kami mendorong dinas terkait giat turun ke lapangan, mendata masalah, dan mencari solusi. Misalnya ada kelompok petani tambak yang punya lahan puluhan hektare tapi terkendala akses jalan. Itu harus segera ditindaklanjuti, karena perikanan adalah bagian penting dari ketahanan pangan,” pungkasnya. (aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB