Komisi I DPRD Kukar Tuntut Pengusutan Dugaan Pencemaran PT PHSS di Muara Badak

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Hidayat Anggota DPRD Kukar. (Istimewa)

Muhammad Hidayat Anggota DPRD Kukar. (Istimewa)

Infonusa.co, Tenggarong – Muhammad Hidayat, Anggota Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), menyoroti dugaan pencemaran lingkungan yang dituding menimpa PT PHSS setelah mewabahnya kematian massal kerang dara di perairan Muara Badak beberapa bulan terakhir.

Hal ini ia sampaikan saat diwawancarai oleh awak media, Senin (23/6/2025). Menurutnya, kasus ini masih terus berlangsung dan menimbulkan keresahan masyarakat pesisir.

“Dalam beberapa bulan terakhir muncul indikasi pencemaran serius yang menyebabkan kematian kerang dara massal. Hingga hari ini, dampaknya belum tuntas, sehingga fungsi pengawasan DPRD wajib dioptimalkan,” ungkapnya.

Hidayat mengingatkan bahwa DPR memiliki tiga pilar tugas konstitusional: legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Ia menegaskan, unsur pimpinan dewan harus menekan semua OPD terkait untuk menindaklanjuti perjanjian kinerja dengan Bupati Kukar dalam menangani kasus pencemaran ini.

“Kami akan mendorong agar perjanjian kinerja antara Bupati dan kepala-kepala OPD benar-benar dilaksanakan. Ini bagian dari amanah undang-undang, mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kukar,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah nelayan dan pegiat lingkungan telah melaporkan kerang mati dalam jumlah besar sejak awal tahun, dan menuding limbah industri sebagai penyebab.

Namun, hingga kini belum ada laporan resmi hasil uji laboratorium yang disampaikan kepada publik.

Hidayat berjanji Komisi I akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta perwakilan PT PHSS untuk memperjelas dugaan sumber pencemaran, timeline penanganan, serta kompensasi bagi masyarakat terdampak.

“Transparansi dan akuntabilitas harus jadi prioritas,” tutupnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru