Ketua Komisi II DPRD Kaltim Respon Naiknya Tarif Tol Balikpapan-Samarinda

- Jurnalis

Jumat, 28 April 2023 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono. (Foto: infonusa.co/ARF/HO)

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono. (Foto: infonusa.co/ARF/HO)

Infonusa.co, Samarinda – Dalam rangka peningkatan pelayanan untuk pengguna, PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS) secara resmi mengumumkan naiknya tarif ruas Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

Peningkatan tarif Jalan Tol yang pertama hadir di Benua Etam itu selaras dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No.398/KPTS/M/2023 tanggal 27 Maret 2023 tentang Penyesuaian Tarif Pada Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

Naiknya tarif tol ini menuai banyak kritik dan
tanggapan dari berbagai pihak, salah satunya dari Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Nidya Listiyono.

Selaku wakil rakyat ia berharap Pemerintah Pusat kembali melakukan evaluasi terhadap kebijakan perubahan tarif Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

“Jangan sampai naiknya tarif Jalan Tol tapi pelayanan tidak maksimal terutama pada beberapa titik yang rawan dan sangat bahaya ketika dilalui masyarakat,” harapnya saat diwawancarai, Jumat (28/4/2023).

Meskipun kenaikan tarif Jalan Tol merupakan kebijakan pemerintah pusat, Tiyo (sapaan akrab Nidya Listiyono, Red.) akan terus berusaha untuk menyuarakan hal tersebut agar menjadi bahan pertimbangan.

“Hari ini saja sudah banyak pengendara menggunakan jalan Bukit Suharto karena jika menggunakan Jalan Tol mereka mengeluarkan biaya yang besar, kalau dihitung-hitung tarif tol cukup untuk beli BBM PP (Pulang Pergi, red.) lewat jalan umum” ungkap Legislator Kaltim itu.

Sementara itu, sebut Tiyo, kenaikan tarif Jalan Tol tentu akan berpengaruh terhadap perkekonomian masyarakat Kaltim. “Sekali lagi kenapa ini harus dievaluasi karena harus juga mempertimbangkan roda ekonomi, apakah nanti jumlah kendaraan meningkat atau menurun,” tukasnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru