Ketua DPRD PPU Soroti Arah Pembangunan Pelabuhan Buluminung: “Fasilitas Megah Tak Ada Artinya Tanpa Pasar”

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin,

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin,

Infonusa.co, PPU Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menyoroti langkah pemerintah daerah yang gencar melakukan digitalisasi sistem retribusi di Pelabuhan Buluminung. Ia menilai, kemajuan teknologi dan infrastruktur yang dibangun tidak akan memberi dampak berarti jika pelabuhan tersebut belum memiliki pasar dan pengguna jasa yang jelas.

“Yang jadi masalah bukan pelabuhannya, tapi pasarnya. Siapa yang pakai?” tegas Raup dengan nada serius usai menghadiri peluncuran sistem retribusi digital, Senin (4/8/2025).

Menurutnya, hingga kini Pelabuhan Buluminung belum mampu menarik minat pelaku usaha logistik maupun perdagangan. Meskipun fasilitas pelabuhan sudah tersedia, aktivitas ekonomi di kawasan tersebut dinilai masih jauh dari optimal.

“Distribusi barang, sembako, atau bahan material masih banyak bergantung ke Balikpapan. Karena di PPU sendiri belum terbentuk pasar yang mendukung,” ungkap Raup saat ditemui Selasa (5/8/2025).

Ia membandingkan kondisi Pelabuhan Buluminung dengan dua pelabuhan besar di Balikpapan, Semayang dan Kariangau, yang dinilainya telah memiliki ekosistem logistik mapan mulai dari pergudangan, jaringan transportasi, hingga distribusi yang luas.

“Kalau bicara efisiensi, para pelaku usaha pasti lebih memilih Semayang atau Kariangau. Di sana jaringan sudah kuat, pasarnya luas, dan dukungan logistiknya lengkap. Sementara kita di PPU cakupannya masih terbatas,” jelasnya.

Selain itu, Raup juga mengkhawatirkan tingginya biaya operasional Pelabuhan Buluminung yang berpotensi menjadi beban fiskal jika tidak diimbangi dengan peningkatan aktivitas ekonomi. Ia menegaskan perlunya strategi konkret dari pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan pasar dan menggandeng pelaku usaha dari luar daerah.

“Selama hanya mengandalkan PPU, pelabuhan ini tidak akan mencapai potensi maksimalnya. Harus ada intervensi strategis, bukan hanya pembangunan fisik tapi juga penguatan pasarnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Raup mendesak agar pembangunan pelabuhan tidak semata berorientasi pada fisik infrastruktur. Menurutnya, fokus utama harus diarahkan pada penciptaan peluang pasar dan konektivitas ekonomi yang lebih luas agar Pelabuhan Buluminung benar-benar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Bangun pelabuhan, oke. Tapi bangun juga pasarnya. Karena kalau enggak ada pengguna, ya percuma. PAD tidak akan naik hanya dengan dermaga yang megah,” pungkasnya.(aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru