Infonusa.co, Tenggarong – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani menegaskan perlunya penataan menyeluruh di kawasan pinggiran Sungai Tenggarong agar menjadi destinasi wisata unggulan daerah.
Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik dan serius. Bahkan ia berharap penataannya bisa melampaui standar wisata sungai di dalam maupun luar negeri.
“Kita harap pinggiran sungainya Tenggarong itu ditata secantik mungkin, kalau perlu melebihi wisata luar negeri atau wisata-wisata maju di dalam negeri,” ujarnya.
Politisi PDIP ini menekankan bahwa pemanfaatan kawasan pinggir sungai harus sesuai dengan peruntukan.
Ia menegaskan tidak boleh lagi ada pemukiman liar atau bangunan yang mengganggu tata ruang.
“Tidak boleh ada lagi rumah di sana. Ke depan mudah-mudahan pemerintah kabupaten bersama DPRD bisa memprogres, supaya tidak ada lagi rumah bunga di pinggir sungai,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengusulkan agar penataan kawasan bisa dilakukan secara bertahap hingga mencapai kawasan Mangkuraja.
Adapun, jika diperlukan, proyek ini bisa menggunakan skema multiyears untuk menjamin keberlanjutan pembangunan.
“Minimal sampai di Mangkuraja, sampai jembatan itu. Kalau anggarannya nanti kita pikirkan, kalau perlu proyek multiyears. Tidak mesti selesai di 2026, bisa 2027 atau selanjutnya. Minimal niat kita menyelesaikan,” pungkasnya. (Adv)









