Ketimpangan Sekolah Negeri di Balikpapan Tengah, Sistem Zonasi Jadi Sorotan DPRD Kaltim

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Damayanti (ist)

Anggota DPRD Kaltim, Damayanti (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Ketidakmerataan fasilitas sekolah negeri di Kota Balikpapan, khususnya di Kecamatan Balikpapan Tengah, memunculkan perhatian serius terhadap efektivitas penerapan sistem zonasi pendidikan.

Anggota DPRD Kaltim, Damayanti, menyoroti bahwa jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di Kota Balikpapan masih belum seimbang dengan jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurutnya, situasi ini menimbulkan tantangan besar bagi siswa dalam mendapatkan akses pendidikan yang seharusnya lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

“Di Balikpapan Tengah, siswa masih kesulitan mengakses SMA dan SMK negeri akibat ketimpangan distribusi sekolah. Hal ini menghambat mereka mendapatkan pendidikan sesuai aturan zonasi,” ujarnya.

Ketimpangan ini tidak hanya terbatas di Balikpapan Tengah, melainkan juga dialami oleh kecamatan lain di Balikpapan. Damayanti menekankan bahwa minimnya jumlah sekolah negeri telah menciptakan hambatan tambahan bagi pelaksanaan zonasi yang semestinya dirancang untuk mempermudah akses pendidikan.

“Dengan kondisi tidak meratanya SMA/SMK yang ada, sistem zonasi yang diterapkan malah menambah permasalahan yang ada pada pendidikan Kota Balikpapan,” tambahnya.

Sebagai solusi, Damayanti mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk segera mengambil langkah strategis dengan memperbanyak pembangunan sekolah negeri di wilayah-wilayah yang membutuhkan. “Perlu ada komitmen kuat untuk menambah sekolah di daerah-daerah yang membutuhkan, sehingga zonasi benar-benar efektif,” tegasnya.

Masalah pemerataan fasilitas pendidikan ini dinilai membutuhkan perhatian khusus agar siswa di seluruh wilayah Kota Balikpapan mendapatkan hak pendidikan yang sama sesuai dengan prinsip zonasi yang telah diatur pemerintah.

Berita Terkait

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Banjir Terjadi di Banyak Wilayah, DPRD Kaltim Nilai Penanganan Harus Berskala Nasional
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru