Kasus Lubang Tambang, DPRD Kaltim Tagih Janji Perbaikan

- Jurnalis

Rabu, 11 Januari 2023 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: Ist)

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: Ist)

infonusa.co, Samarinda – Lanjutan perkara lubang tambang milik PT. Lembuswana Perkasa di Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara. Komisi I DPRD Kaltim tagih janji perbaikan. 

Dalam penyelesaian perkara ini, sejak pertemuan pertama dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kaltim PT. Lembuswana Perkasa menjanjikan melaksanakan perbaikan longsor, pembangunan pagar untuk pembatas dan reklamasi lubang tambang pertengahan bulan januari ini.

“Kalau kita bicara pertengahan bulan berarti sekitar tanggal 16-17, kita nanti akan lakukan pengecekkan langsung ke lokasi” jelas M. Udin, Anggota Komisi I DPRD Kaltim saat dijumpai awak media.

Galian lubang tambang milik PT. Lembuswana Perkasa yang sangat dekat dengan pemukiman menyebabkan banyak kerusakan lingkungan seperti tanah longsor, retakan tanah di pemukiman warga dan menyebabkan sebagian lahan perkebunan warga tergenang air limbah galian.

Wakil Ketua Pansus Investigasi Pertambangan mengungkapkan, jarak antara lubang tambang milik PT. Lembuswana Perkasa dengan pemukiman warga tidak lebih dari 20 meter, sedangkan dalam regulasi pertambangan minimal 500 meter.

Untuk diketahui, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 4 Tahun 2012 tentang “Indikator Ramah Lingkungan untuk Usaha atau Kegiatan Penambangan Terbuka Batubara”mengatur jarak minimal tepi lubang galian tambang dengan pemukiman warga adalah 500 meter.

Lebih lanjut, Anggota Dewan dari Fraksi Golkar itu mengeluhkan jumlah inspektorat tambang di Kaltim hanya berjumlah 30 orang, hal ini tentunya sangat kurang untuk mengawasi kurang lebih 1400 tambang yang ada di Kaltim.

“Harusnya 30 orang inspektorat setiap Kabupaten agar pengawasan maksimal” tutupnya.(MF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Pemkab Kukar Sinkronkan Data Penerima Insentif Pelayan Keagamaan untuk 2027
Pemulihan Korban Kebakaran Melayu Dikaji Sekaligus dengan Penataan Jalan
Dispar Kukar Dorong Memanda Kutai Perluas Panggung hingga Nasional
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026

Berita Terbaru

Foto: Rapat pembahasan persiapan peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kukar. (Istimewa)

Advertorial

Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 19:41 WIB