Kaltim Belum Mampu Swasembada Pangan Karena Faktor Alam

- Jurnalis

Senin, 23 Januari 2023 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang

infonusa.co, Samarinda – Kalimantan Timur belum mampu melakukan swasembada pangan karena terhambat faktor alam yang tidak mendukung.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang menyampaikan kepada awak media bahwa Kaltim belum mampu untuk melakukan swasembada pangan karena kondisi alam yang tidak mendukung untuk lahan pertanian, Senin (23/1/2023).

Dia memaparkan, Kaltim tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri karena unsur tanah yang ada di wilayah Kaltim tidak cocok untuk pertanian. Faktor utamanya adalah tingkat kesuburan tanah yang tidak konsisten. Jauh jika dibandingkan dengan kondisi tanah di daerah Jawa dan Sulawesi.

“Hal ini yang membuat 70 persen pangan kita masih berharap dari luar Kaltim. Kita belum bisa menopang sektor pangan karena kondisi alam kita jika dibandingkan daerah Jawa sangat berbeda tingkat kesuburannya,” ujar Veridiana.

Legislator perempuan dari Kutai Barat itu juga mengungkapkan, metode modern pertanian sekalipun juga belum mampu memberikan solusi terhadap kendala rendahnya tingkat kesuburan tanah di Kaltim untuk pertanian.

Lebih lanjut, ia menambahkan agar masyarakat Kaltim harus tetap bersyukur karena sumber daya alam (SDA) Kaltim lebih cenderung didominasi kandungan asam. Hal ini mengindikaskan bahwa kandungan batubara di dalam tanah sangat tinggi dan harapan besarnya mampu jadi sumber utama ekonomi Kaltim.

“Kandungan asam ini yang mengakibatkan kita sedikit kesulitan untuk melakukan budidaya tanaman yang bernilai ekonomis sehingga banyak yang frustasi. Tapi kita memiliki SDA yang melimpah untuk batubara serta migas,” ucapnya.

Menurutnya di sisi lain juga masih ada jalan solusi agar kondisi tanah ini bisa memberikan pendapatan kepada daerah.

“Salah satu solusinya adalah dengan merubah alur masuk barang melalui koperasi sehingga pada kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan lebih,” pungkasnya.(MF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru