Infonusa.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Johansyah, melaksanakan agenda serap aspirasi masyarakat di RT 08, Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat.
Kata dia, pertemuan tersebut diwarnai dengan beragam keluhan warga yang masih menghadapi masalah mendasar dalam kehidupan sehari-hari.
“Salah satu persoalan utama yang disampaikan warga adalah terkait pasokan listrik. Meski jaringan listrik telah masuk ke wilayah mereka, tegangan yang rendah kerap menjadi kendala. Warga berharap adanya penambahan gardu trafo agar pasokan listrik lebih stabil,” ungkapnya pada Jumat (5/9).
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa kondisi jalan lingkungan yang rusak juga menjadi perhatian serius. Warga mengeluhkan akses jalan yang licin dan rawan membahayakan aktivitas sehari-hari.
“Mereka meminta agar jalan tersebut segera diperbaiki melalui program semenisasi atau pengaspalan,” sambungnya.
Politikus Golkar ini menyampaikan, tak hanya soal infrastruktur, masyarakat RT 08 juga menyuarakan kebutuhan lain.
“Di sana air bersih masih terbatas, mereka juga minta bantuan alat pembuat pupuk organik untuk petani kebun, dan ruang kelas di SDN 026 Bukit Merdeka yang sekarang ini, belum mencukupi jumlah siswa,” ungkapnya.
Johansyah menegaskan bahwa setiap keluhan masyarakat adalah informasi penting yang akan ia bawa dalam rapat-rapat pembahasan di DPRD Kukar.
“Ini adalah tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat. Aspirasi masyarakat akan kami perjuangkan melalui jalur politik anggaran agar mereka mendapat pelayanan yang layak,” tegasnya.
Dia menekankan, pembangunan di wilayah kecamatan baru seperti Samboja Barat memang membutuhkan perhatian khusus.
Oleh karena itu, ia memastikan akan terus mendorong pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran yang berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat.
“Harapan saya, ke depan tidak ada lagi warga yang kesulitan listrik, jalan, maupun sarana pendidikan. Semua harus mendapat perhatian yang sama,” pungkasnya. (Adv)









