Infrastruktur Belum Memadai, Nurhadi Harap Pemprov Kaltim Lakukan Proyek Strategis di Pesisir Kutim

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra.

Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra.

Infonusa.co, Samarinda – Wilayah pesisir di Kalimantan Timur (Kaltim) terlihat sangat timpang jika dibandingkan dengan infrastruktur di perkotaan. Hal itu menimbulkan kekhwatiran dan ketidaknyamanan dari masyarakat setempat.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Nurhadi Saputra mendesak Pemprov Kaltim untuk segera melakukan proyek strategis untuk pembangunan di pesisir Kutai Timur (Kutim) dalam hal kelautan dan energi.

Nurhadi menyampaikan perlunya pembangunan pelabuhan pendaratan ikan di Sangatta sebagai bentuk keadilan pembangunan dan penguatan ekonomi lokal.

Menurutnya, sektor laut saat ini tengah sangat memadai dalam menopang keberlangsungan ekonomi di Kutim. Akan tetapi, Nelayan masih belum merasakan dampak yang nyata akibat Infrastruktur yang tidak memadai.

“Sudah saatnya pemerintah menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat pesisir. Pembangunan pelabuhan pendaratan ikan bukan hanya soal fasilitas, tetapi soal keadilan ekonomi,” tegas Nurhadi.

Pelabuhan tersebut, lanjutnya, akan menjadi pusat distribusi dan hilirisasi hasil tangkapan laut, serta berpotensi membuka lapangan kerja dan mendongkrak aktivitas usaha kecil di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, Nurhadi juga menyoroti krisis akses bahan bakar yang kerap terjadi di Sangatta dan Sangkulirang. Ia menilai ketersediaan energi yang tidak stabil telah menghambat produktivitas masyarakat, terutama nelayan yang sangat bergantung pada bahan bakar untuk melaut.

“Kelangkaan BBM menjadi keluhan rutin nelayan. Ini memperlihatkan bahwa dukungan terhadap sektor kelautan belum sepenuhnya konkret. Maka, kami minta pembangunan SPBU khusus di wilayah tersebut jadi prioritas,” ungkapmya.

“Pesisir tidak boleh terus jadi wilayah yang tertinggal. Kalau ingin bicara ketahanan pangan dan energi, maka perhatian terhadap Kutim harus ditingkatkan,” tambah Nurhadi sekaligus menutup pernyataannya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru