Infonusa.co, Tenggarong – Anggota Komisi I DPRD Kutai Kartanegara, Mohammad Jamhari, turut hadir dalam acara syukuran Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) ke-22 yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (6/8).
Dalam kesempatan tersebut, Jamhari menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap keberlanjutan peran para purnawirawan TNI AD di tengah masyarakat.
“Dirgahayu untuk PPAD yang ke-22. Saya juga mantan dari Angkatan Darat, jadi semangat dan jiwa pejuang itu tetap mengalir dalam darah kita. Meski sudah pensiun, peran dan dedikasi untuk bangsa dan daerah ini tidak pernah berhenti,” ujar Jamhari.
Ia menegaskan bahwa keberadaan purnawirawan harus tetap solid dan menjadi bagian dari pembangunan daerah.
Menurutnya, pengalaman dan nilai-nilai kedisiplinan dari para mantan prajurit sangat dibutuhkan dalam mendukung berbagai sektor, terutama ketahanan sosial dan kemasyarakatan.
Dalam acara tersebut, salah satu aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan PPAD adalah belum tersedianya sekretariat resmi sebagai tempat berhimpun dan berkegiatan.
Menanggapi hal tersebut, Jamhari menyatakan siap mendukung penuh usulan tersebut dan berkomitmen mengawal prosesnya agar bisa direalisasikan.
“Tadi ada masukan bahwa belum ada sekretariat. Tanggapannya, ya memang harus kita dukung melalui koordinasi lintas lembaga. Artinya bisa kita sampaikan ke DPRD maupun ke Bupati, ini mungkin hanya soal belum adanya langkah konkret saja,” katanya.
Sebagai mantan anggota TNI AD, Jamhari menyatakan dirinya juga merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memperjuangkan kebutuhan organisasi PPAD.
Ia bahkan membuka peluang untuk mengalokasikan dana pokok-pokok pikiran (pokir) miliknya apabila memungkinkan.
“Kalaupun nanti tidak bisa terealisasi lewat jalur eksekutif, saya akan pikirkan lewat pokir saya. Ini belum final, tapi saya siap mengawal ini. Kita tunggu juga respons dari Pak Bupati melalui Pak Asisten yang tadi hadir. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada progres,” tandasnya. (Adv)









