Infonusa.co, Tenggarong – Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak terkait mengenai rencana hibah lahan dari PT Bara Benua Energi (BBE) untuk Desa Persiapan Loa Duri Seberang.
Pertemuan yang digelar di ruang Komisi I DPRD Kukar, Senin (25/8/2025) ini, membahas tindak lanjut pengajuan hibah lahan yang sudah lebih dari satu tahun disampaikan oleh pihak desa dan bupati.
Anggota Komisi I DPRD Kukar, Mohammad Jamhari menyoroti lambannya progres karena pihak perusahaan yang hadir dalam rapat dinilai belum memahami perkembangan pengajuan hibah yang telah dilakukan sejak 2024.
“Ini agak mundur karena dari pihak perusahaan yang didatangkan malah kurang tahu perkembangan yang sudah satu tahun sebelumnya diajukan melalui desa dan bupati,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pihak desa, kecamatan, dan perusahaan agar rencana hibah lahan benar-benar bisa direalisasikan untuk kepentingan masyarakat.
Menurutnya, jika semua pihak berjalan sendiri-sendiri dan mengedepankan kepentingan masing-masing, maka persoalan ini tidak akan kunjung selesai.
“Harapan saya ke depan, pihak desa dan kecamatan saling menjemput. Kalau semua pakai egois, maka tidak akan selesai ini,” ujarnya.
Jamhari pun mengingatkan, tujuan utama dari rencana hibah lahan ini adalah untuk mendukung proses pemekaran Desa Persiapan Loa Duri Seberang menuju desa definitif. Karena itu, semua pihak diharapkan menanggalkan ego dan bersama-sama mencari solusi terbaik.
“Jadi kami berharap Pak Kepala Desa, camat, dan dari pihak perusahaan bisa sama-sama. Artinya kita berbuat baik untuk masyarakat kita tercinta ini,” tutupnya. (Adv)









