Hamas Nilai Kaltim Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional dengan Hadirnya IKN

- Jurnalis

Jumat, 28 Maret 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (ist)

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Hadirnya Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur memberi dampak yang positif bagi seluruh daerah Kaltim. Hal tersebut disambut meriah oleh masyarakat maupun pihak-pihak terkait dengan harapan membawa Kaltim lebih sejahtera.

Sehingga dengan itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan Kaltim sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Dewan yang kerap disapa Hamas tersebut menilai bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur strategis dalam satu dekade terakhir di Kaltim saat ini di nilai akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kedepan.

Seperti jalan tol, pelabuhan, bandara, bendungan, dan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang dinilai telah memperkuat konektivitas, serta memacu pemerataan pembangunan.

“Keberadaan IKN membawa perubahan besar, mengakhiri konsep Jawa-sentris, dan memicu pemerataan pembangunan hingga Sulawesi dan Papua,” tutur Hamas.

Lebih lanjut kata Hamas, dirinya juga mencatat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim dari 78,20 (2023) menjadi 78,79 (2024), menjadikan Kaltim sebagai provinsi dengan IPM tertinggi ketiga secara nasional.

“Kenaikan IPM ini menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kaltim di bidang pendidikan, kesehatan, dan juga ekonomi,” bebernya.

Hamas juga menegaskan, IKN bukan hanya kebanggaan Kaltim, tetapi juga membawa dampak positif bagi seluruh wilayah Indonesia. IKN diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.

“Program pemerataan pembangunan semakin nyata. Dulu pembangunan terpusat di Pulau Jawa, sekarang banyak proyek nasional dikerjakan di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua,” tandasnya. (San/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru