Hadapi Tantangan Global, Sapto Sarankan Tingkatkan Kapasitas Literasi dan Bahasa

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono (Ist)

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono (Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Perkembangan zaman pada era saat ini, maka masyarakat diharuskan untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan yang pesat seperti saat ini. Kapasitas Literasi dan Bahasa menjadi salah satu hal yang harus ditingkatkan.

Anggota Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sapto Setyo Pramono, menyoroti betapa pentingnya masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, untuk meningkatkan kapasitas literasi dan penguasaan bahasa guna menghadapi tantangan di tingkat global.

Menurut Sapto, masyarakat Indonesia seringkali menghadapi kendala dalam memahami berbagai bahasa yang berkembang pesat. Selain itu, kebiasaan malas membaca juga menjadi masalah yang perlu segera diatasi.

“Selama ini, orang Indonesia cenderung menghindari membaca yang mendalam. Mereka lebih suka hal-hal yang instan. Ini berisiko membuat kita hanya menjadi negara konsumen, bukan pencipta,” ucap Sapto.

Lebih jauh, Sapto menekankan pentingnya pendidikan literasi yang kuat, baik melalui jalur formal maupun informal, sebagai fondasi untuk mempersiapkan generasi masa depan.

“Pemahaman tentang berbagai bahasa dan literasi itu krusial, terlebih lagi dalam era globalisasi. Tanpa itu, kita akan kesulitan bersaing dan berkontribusi di dunia internasional,” timpalnya.

Sapto juga mengingatkan bahwa dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN) yang tengah dibangun di Kalimantan Timur, tantangan untuk meningkatkan keterampilan bahasa dan literasi semakin mendesak.

“Dengan adanya IKN, potensi Kalimantan Timur untuk berkembang semakin besar. Namun, kita tidak boleh terlena hanya dengan pembangunan fisik. Kita harus mempersiapkan sumber daya manusia yang mumpuni, terutama dalam hal bahasa dan literasi, agar tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri,” jelasnya dengan tegas.

Pendidikan literasi, menurut Sapto, tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kecakapan berpikir kritis dan kemampuan untuk mengolah informasi dengan bijak.

Katanya, Keterampilan ini harus diberikan sejak dini agar generasi muda dapat menghadapinya dengan kesiapan yang matang.

“Kalau kita tidak siap dengan bahasa dan literasi, kita akan ketinggalan. Karena itu, kita harus mempersiapkan diri dengan baik,” tutupnya.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru