Guntur Soroti Optimalisasi Pajak Alat Berat, Hingga Apresiasi Kebijakan Pemprov Kaltim

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur.

Infonusa.co, Samarinda – Rapat Paripurna ke 16 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Membahas soal pandangan fraksi fraksi terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2025.

Usai Rapur tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur, menyoroti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor-sektor alternatif, terutama dari pajak alat berat yang selama ini dinilai belum optimal.

“Upaya kami di Komisi II adalah mendorong peningkatan PAD dari sektor-sektor lain, khususnya pendapatan yang sah. Ke depan, kami akan lebih fokus mengawasi potensi pendapatan dari pajak alat berat,” ujarnya.

Menurut Guntur, selama ini pengawasan terhadap pajak alat berat masih belum maksimal. Oleh karena itu, pihaknya berencana untuk bekerja sama lebih erat dengan Dinas Pendapatan Daerah dan melakukan kunjungan lapangan guna mengoptimalkan potensi pendapatan daerah dari sektor tersebut.

Lebih lanjut, Guntur juga mengapresiasi kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang membebaskan biaya administrasi kendaraan bermotor, yang dinilai mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam melakukan perpanjangan maupun balik nama kendaraan.

Namun dibalik apresiasi yang disampaikan, Guntur mencatat adanya kendala administratif, khususnya terkait masyarakat yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Kami berharap ada kebijakan khusus bekerja sama dengan Dinas Pendapatan Daerah dan SAMSAT untuk mengakomodasi warga yang belum memiliki KTP namun tetap ingin memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Terlebih, saat ini sistem NIK sudah terintegrasi secara nasional,” katanya penuh harap.

Guntur juga menyampaikan adanya keluhan masyarakat terkait data KTP yang tidak terbaca saat melakukan pengurusan di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT), meskipun mereka memiliki dokumen yang sah.

Guntur berharap, ke depan pemerintah dapat menerapkan kebijakan yang lebih fleksibel dan berpihak pada masyarakat, agar tidak ada lagi hambatan dalam proses administrasi yang seharusnya bisa disederhanakan. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB