Infonusa.co, Samarinda – Dalam semangat memperingati Hari Pendidikan, suara harapan datang dari Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattolongi. Ia mengajak generasi muda di Bumi Etam untuk tak menyia-nyiakan kesempatan emas yang ditawarkan lewat program beasiswa Gratis Pol dari Pemerintah Provinsi.
Program tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan sebuah jembatan menuju masa depan yang lebih cerah, dengan harapan besar mampu mendorong peningkatan jumlah lulusan sarjana di Kalimantan Timur.
“Kita berharap terutama di Kalimantan Timur ya, agar program Gartis Pol Pemerintah Provinsi ini itu betul-betul dimanfaatkan oleh para penduduk kita, menjadi instrumen utama untuk agar usia sarjana di Kalimantan Timur bisa meningkat,” katanya.
Menurut Darlis, dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi lulusan SMA yang berhenti melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana. Meski ia mengakui, lulusan SMK memang banyak yang terserap langsung ke dunia kerja karena kebutuhan tenaga kerja menengah.
“Kecuali misalnya pendidikan vokasi kita, SMK itu kan ya, karena itu adalah serapan tenaga kerja menengah juga dibutuhkan, maka bisa jadi pendidikan usia lulusan SMK itu banyak langsung diserap tenaga kerja. Tapi untuk SMA itu sedapat mungkin itu melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana S1,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan dan menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia mendorong para pelajar untuk tidak menyia-nyiakan fasilitas yang sudah disediakan pemerintah.
“Kita berharap fasilitas yang digulirkan oleh pemerintah provinsi itu betul-betul dimanfaatkan dengan baik, jadi kalian sebagai motivasi utama untuk memilih universitas terbaik, kemudian memilih jurusan yang betul-betul dibutuhkan untuk membangun Kalimantan Timur,” terang Darlis.
Darlis menambahkan, dengan adanya program beasiswa Gratis Pol, alasan keterbatasan biaya seharusnya sudah tidak menjadi penghalang bagi lulusan SMA untuk melanjutkan kuliah. Ia pun menegaskan pentingnya kesadaran dari para lulusan itu sendiri untuk memanfaatkan peluang yang ada.
“Supaya pemuda-pemuda bisa lebih berkualitas kan begitu ya, jadi tidak ada lagi lulusan kan untuk tidak kuliah S1 misalnya kan, karena struktur pendapatan sudah disiapkan, struktur pembiayaan sudah disiapkan oleh pemerintah. Tinggal mereka untuk mencari peluang lain. Tinggal mereka memanfaatkan peluang ini,” harapnya.
Ia menutup dengan penekanan bahwa tanggung jawab untuk melanjutkan pendidikan kini ada pada masing-masing individu, mengingat fasilitas pembiayaan sudah tersedia.
“Jadi kalau misalnya ada dengan fasilitas gratis pol itu, kalau ada usia sekolah, tamatan SMA yang tidak kuliah, berarti kan ya itu kesalahan yang bersangkutan kan, karena tidak ada lagi alasan sekarang tidak punya biaya, karena sudah ada fasilitasnya. Apalagi kalau baru fresh graduate ya, baru lulus SMA, maka tidak ada alasan untuk tidak kuliah,” pungkas Darlis (San/Adv/DPRDKaltim)









