Infonusa.co, Samarinda – Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening kini berkembang melampaui fungsinya sebagai pusat kegiatan olahraga. Setiap akhir pekan, kawasan ini menjelma menjadi ruang publik yang hidup, menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, hingga bertransaksi ekonomi dalam suasana yang inklusif dan ramah keluarga.
Fenomena ini tak lepas dari langkah strategis Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur yang mendorong optimalisasi kawasan publik secara sosial dan fungsional.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Pengelola Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Armen Arbianto, menyebut pihaknya terus mendorong lahirnya inovasi pemanfaatan ruang sesuai dengan dinamika masyarakat.
“Tingginya antusiasme masyarakat menjadi dasar penting bagi kami untuk mendorong inovasi di kawasan GOR. Inovasi pasti ada, hanya saja memang tidak serta-merta dalam waktu dekat,” ujarnya.
Sejumlah fasilitas seperti pedestrian dan trotoar yang sudah tertata baik di kawasan GOR juga menjadi nilai tambah bagi warga yang datang untuk beraktivitas santai. Armen menegaskan bahwa fasilitas tersebut seharusnya bisa digunakan secara maksimal.
“Karena sudah tersedia, masyarakat harus ikut memanfaatkan dan menjaganya dengan baik,” katanya.
Salah satu kegiatan yang kini menjadi daya tarik utama kawasan ini adalah gelaran Wisata Belanja (Wisbel) yang rutin hadir setiap hari Minggu. Kegiatan ini menghadirkan atmosfer pasar rakyat yang meriah, menghidupkan roda ekonomi lokal tanpa mengganggu fungsi utama GOR sebagai sarana olahraga.
“Wisbel menjadi peluang baik untuk masyarakat berdagang, dan itu sudah menjadi bagian dari denyut kawasan ini setiap akhir pekan,” jelas Armen.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kawasan olahraga pun bisa dirancang menjadi ruang ekonomi kreatif yang mendukung pemberdayaan masyarakat.
Ke depan, Dispora Kaltim menargetkan agar GOR Kadrie Oening bisa menjadi model integrasi antara fungsi olahraga, edukasi, rekreasi, dan ekonomi. Hal ini sejalan dengan semangat menciptakan ruang terbuka yang produktif, aman, dan adaptif bagi semua lapisan masyarakat.
Namun, Armen juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam menjaga keteraturan dan kebersihan kawasan.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menyalahgunakan fasilitas, seperti parkir liar atau aktivitas yang merusak infrastruktur. “Karena ini milik bersama, mari kita jaga bersama,” pesannya. (Ina/Adv/DisporaKaltim)









