Fenomena Media Sosial yang Kian Marak, Damayanti Harapkan Literasi Digital

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti.

Infonusa.co, Samarinda – Teknologi dan media sosial saat ini dapat diibaratkan sebagi teman virtual bagi kalangan kaula muda dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Banyak hal yang dapat diakses mulai dari sesuatu yang positif hingga negatif.

Melihat kondisi saat ini, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Damayanti, turut menyoroti persoalan yang terjadi ditengah kehidupan masyarakat khususnya generasi muda yang sangat masif menjalankan roda teknologi tersebut.

Bagi Damayanti, pesatnya penggunaan media sosial tersebut di kalangan muda juga perlu ada pengontrolan yang terkesan dapat meninjau arah gerak pemakaian teknologi tersebut degan baik. Ia ingin adanya literasi digital bagi kalangan muda yang ada.

“Teknologi itu ibarat pisau bermata dua. Bisa sangat bermanfaat, tapi juga bisa menyesatkan kalau tidak digunakan dengan bijak,” jelasnya.

Fenomena “scrolling tanpa tujuan” di platform seperti TikTok dan Instagram, menurut Damayanti, menunjukkan gejala ketergantungan digital yang bisa menghambat perkembangan pribadi generasi muda.

Ia menyebut, banyak anak muda saat ini menghabiskan waktu berjam-jam dengan gawai tanpa menghasilkan nilai tambah bagi diri mereka.

“Rebahan sambil scroll TikTok nggak salah. Tapi kalau itu jadi rutinitas utama, lalu berharap sukses? Itu perlu dikoreksi,” ujar Damayanti.

Damayanti, yang dikenal aktif mendorong penguatan pendidikan karakter di Kaltim, mengajak pelajar dan mahasiswa untuk kembali membiasakan budaya literasi, seperti membaca buku, berdiskusi, menulis gagasan, dan memperluas perspektif.

“Kalau generasi muda ingin jadi pemimpin masa depan di dunia usaha, politik, pendidikan mereka harus punya dasar berpikir yang kuat. Dan itu dibentuk dari kebiasaan belajar dan berpikir kritis sejak dini,” ihwalnya.

Ia menegaskan bahwa literasi digital bukan hanya soal bisa menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan memilah informasi, membangun konten positif, dan menjaga produktivitas di tengah arus hiburan yang terus menggoda.

“Masa depan kalian ada di tangan kalian sendiri, bukan di ujung scroll. Mulailah dari hal kecil: baca buku, ikut diskusi, atau buat konten yang bermanfaat,” pungkasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB