Farida Tekankan Pentingnya Peran Kecamatan dan Aparat dalam Redam Konflik Warga-Perusahaan

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kukar Farida.

Ketua Komisi III DPRD Kukar Farida.

Infonusa.co, Tenggarong – Ketua Komisi III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Farida, menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi mediator jika masyarakat Desa Purwajaya dan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut tidak dapat menemukan jalan tengah terkait persoalan banjir.

Hal itu ia sampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang difasilitasi DPRD Kukar, Senin (25/8/2025).

Politisi PDIP tersebut menyampaikan, sejauh ini pembahasan antara masyarakat dan pihak perusahaan belum menghasilkan kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak.

Karena itu, DPRD membuka ruang seluas-luasnya untuk menindaklanjuti jika mediasi di tingkat desa maupun kecamatan menemui kebuntuan.

“Ketika pihak perusahaan dan masyarakat tidak bisa berdiskusi atau membicarakan persoalan ini secara kekeluargaan, kami dari DPRD terbuka luas untuk Bapak-Ibu sekalian. Kalau memang ini tidak bisa diselesaikan di desa, silakan saja dibawa ke kami. Kami siap untuk dilibatkan,” ujarnya.

Farida menambahkan, dirinya bersama Anggota Komisi III DPRD Kukar Hairendra merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Purwajaya, terlebih karena keduanya merupakan perwakilan dari daerah pemilihan (Dapil) V.

“Saya bagian dari Bapak-Ibu semua, karena itu apapun aduannya ketika tidak bisa dituntaskan di desa, kami siap memfasilitasi kembali di DPRD,” tegasnya.

Meski demikian, ia tetap berharap agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan cara yang lebih sejuk melalui musyawarah di tingkat desa bersama perangkat kecamatan, Koramil, dan Kapolsek.

Menurutnya, jika mediasi dilakukan di level bawah dengan pendekatan kekeluargaan, maka hubungan antara masyarakat dan perusahaan akan tetap terjaga.

“Kalau bisa, alangkah baiknya masalah ini selesai dengan kekeluargaan. Kalau ada kecamatan, Koramil, dan Kapolsek dilibatkan, suasananya pasti lebih adem, lebih kuat kekeluargaan antara masyarakat dengan pihak perusahaan,” imbuhnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru