DPRD Samarinda Nilai Pengoperasian Insinerator Belum Efektif, Minta Pemkot Benahi Sistem Pendukung

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Samarinda Nilai Pengoperasian Insinerator Belum Efektif, Minta Pemkot Benahi Sistem Pendukung (foto:inf)

DPRD Samarinda Nilai Pengoperasian Insinerator Belum Efektif, Minta Pemkot Benahi Sistem Pendukung (foto:inf)

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai penggunaan insinerator sebagai upaya pengurangan sampah di Kota Samarinda masih belum berjalan secara efektif. Hal tersebut menjadi salah satu catatan yang disampaikan dalam evaluasi terhadap Bidang Persampahan.

Menurut Deni, DPRD tidak mempersoalkan proses pengadaan unit insinerator, namun lebih menyoroti bagaimana alat tersebut dapat berfungsi optimal dalam mendukung pengelolaan sampah di masa mendatang.

Dirinya menjelaskan, berdasarkan paparan yang diterima, proses pengoperasian insinerator masih menyita banyak waktu. Untuk menyalakan tungku hingga mencapai suhu operasional sekitar 900 hingga 1.000 derajat Celsius diperlukan waktu sekitar satu jam, sedangkan proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar dua jam.

“Artinya ada sekitar tiga jam waktu yang terbuang dari total delapan jam operasional setiap hari. Dengan kondisi seperti ini, target pengurangan sampah sekitar delapan hingga sepuluh ton per hari akan sulit tercapai,” ujarnya.

Selain proses pembakaran, Deni mengatakan, satu truk sampah berkapasitas tiga hingga empat ton bahkan membutuhkan waktu hingga lima hari untuk dipilah karena belum didukung peralatan yang memadai.

Untuk itu, Deni menyebut Komisi III akan terus mendorong Pemerintah Kota Samarinda melengkapi sistem pendukung agar insinerator dapat beroperasi secara maksimal. Salah satunya melalui penyediaan alat pemilah sampah yang akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Dirinya juga mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di lokasi insinerator sehingga proses pemilahan dapat dilakukan sejak awal tanpa harus mengangkut sampah dari TPA ke lokasi pembakaran.

“Kami ingin ada subsistem yang jelas agar insinerator ini benar-benar berfungsi dengan baik. Jangan sampai prosesnya justru menjadi dua kali kerja dan menimbulkan pemborosan,” kata Deni.

Diakhir, Deni menegaskan fokus saat ini bukan lagi memperdebatkan proses pengadaan insinerator, melainkan memastikan fasilitas tersebut mampu menjadi solusi nyata dalam mengurangi volume sampah di Kota Samarinda. (San/adv)

Berita Terkait

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​
Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat
Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:13 WIB

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi

Berita Terbaru