DPRD PPU Siapkan Langkah Lanjutan Perjuangan Honorer: “Menuju PPPK Penuh Senyum”

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I, Ishaq Rakhman,

Ketua Komisi I, Ishaq Rakhman,

Infonusa.co, PPU— Perjuangan panjang tenaga harian lepas (THL) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus bergulir. Aspirasi mereka untuk memperoleh kepastian status dan kesejahteraan akhirnya kembali mendapat ruang dalam forum resmi DPRD. Kali ini, Komisi I DPRD PPU memastikan akan menindaklanjuti hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama pemerintah daerah dan perwakilan tenaga honorer.

Ketua Komisi I, Ishaq Rakhman, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan agenda lanjutan bersama Badan Musyawarah (Banmus) DPRD sebagai langkah konkret untuk memperkuat dukungan terhadap perjuangan honorer.

“Soal daerah yang menjadi acuan kita, dalam waktu dekat akan kita agendakan bersama Banmus. Komisi I bersama pimpinan DPRD akan mendampingi untuk mencari referensi dari daerah lain yang sudah merekrut PPPK secara penuh,” ujar Ishaq, Kamis (17/7/2025).

Menurutnya, beberapa daerah baik di Kalimantan Timur maupun di luar provinsi telah dijadikan rujukan. Sejumlah daerah tersebut bahkan telah menghapus sistem PPPK paruh waktu, dan menggantinya dengan skema penuh waktu yang memberikan jaminan kerja dan kesejahteraan lebih baik bagi tenaga non-ASN.

“Kita sudah pasang jaringan ke beberapa daerah. Harapannya bisa menjalin komunikasi langsung untuk mendapat gambaran utuh dan menjadi masukan bagi daerah,” tambahnya.

Ishaq menegaskan, langkah ini tidak sekadar simbolik, melainkan bagian dari proses pembelajaran kebijakan yang berbasis data dan praktik baik. Menurutnya, perjuangan THL tidak bisa berhenti pada tataran tuntutan, tetapi perlu disertai strategi kelembagaan agar pemerintah daerah memiliki dasar kuat untuk mengambil kebijakan.

Menariknya, dalam suasana serius pembahasan itu, Ishaq melontarkan istilah yang lebih humanis untuk menggambarkan harapan para honorer. “Secara pribadi, saya lebih suka menyebutnya PPPK penuh senyum ketimbang penuh waktu. Karena ketika teman-teman THL diangkat penuh waktu, mereka senyum semua. Jadi rasanya lebih pas kalau saya sebut PPPK penuh senyum,” ujarnya disambut tawa sejumlah anggota.

Agenda ini menjadi tindak lanjut konkret dari RDPU sebelumnya, yang mempertemukan honorer, pemerintah daerah, dan seluruh unsur DPRD. Pertemuan itu juga menyoroti pentingnya pembuktian berbasis data agar penataan status tenaga non-ASN tidak menimbulkan beban fiskal baru, sekaligus tetap memberi ruang keadilan bagi ribuan tenaga honorer yang telah lama mengabdi.(aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru