DPRD PPU Dorong Pemda Percepat Pembangunan Kantor OPD untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anggota DPRD PPU,Andi Yusuf

anggota DPRD PPU,Andi Yusuf

Infonusa.co, PPU Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong pemerintah daerah mempercepat pembangunan kantor operasional bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum memiliki gedung sendiri. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Beberapa OPD di PPU diketahui masih menempati satu bangunan bersama, sehingga aktivitas pelayanan belum berjalan optimal.

“Kami mendorong agar pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan kantor bagi OPD yang belum memiliki gedung sendiri, supaya pelayanan publik bisa lebih maksimal,” ujar Andi Yusuf, anggota DPRD PPU, baru-baru ini.

Ia mengakui bahwa Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran sempat memperlambat rencana pembangunan karena keterbatasan biaya. Meski demikian, DPRD tetap mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang tahun ini berhasil merealisasikan pembangunan dua kantor baru, yakni Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Kantor Inspektorat.

“Selama anggarannya tersedia, tidak ada alasan untuk menunda. Justru harus dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan,” tegasnya.

Andi juga menambahkan bahwa pembangunan kantor-kantor OPD ke depan harus disesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang tengah dibahas antara DPRD dan pemerintah daerah. Ia menilai konsep perkantoran yang terintegrasi dalam satu kawasan akan mendukung efisiensi tata kelola pemerintahan.

“Penentuan lokasi nanti akan mengikuti RTRW. Saat ini, kawasan perkantoran pemerintah memang sudah mulai membentuk satu komplek yang terencana,” tandasnya.(aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​
Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat
Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan
DPRD Samarinda Dorong Penguatan Implementasi Perda P4GN dan Integrasi Edukasi Narkoba di Sekolah
Dukung Program Pesantren Ramah Anak, DPRD Samarinda Minta Kemenag Buat Aturan Jelas
Fasilitas Sport Hub Segiri Belum Buka karena Ada Proyek Tambahan, DPRD Minta PUPR Cepat Selesaikan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:13 WIB

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan

Berita Terbaru