DPRD PPU Dorong Pembongkaran dan Pembangunan Ulang Gedung Perpustakaan SMPN 7 Sotek

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD PPU, Raup Muin

Ketua DPRD PPU, Raup Muin

Infonusa.co, PPU — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) meninjau langsung kondisi SMP Negeri 7 Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Jumat (12/9/2025). Kunjungan ini menindaklanjuti hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mahasiswa terkait tuntutan perbaikan fasilitas pendidikan di wilayah PPU.

Hasil peninjauan menunjukkan, bangunan perpustakaan sekolah sudah tidak layak digunakan dan kini hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan barang. Pihak sekolah pun mengajukan permohonan agar gedung tersebut dibongkar dan dibangun kembali.

Ketua DPRD PPU, Raup Muin, yang memimpin kunjungan lapangan itu membenarkan kondisi tersebut. Ia menilai fasilitas perpustakaan yang rusak sudah semestinya diganti dengan bangunan baru agar dapat berfungsi optimal sebagai ruang literasi siswa.

“Perpustakaan di SMPN 7 Sotek sekarang sudah tidak bisa digunakan. Sekarang malah jadi gudang. Pihak sekolah minta dibongkar dan dibangun baru,” ujar Raup.

Selain gedung perpustakaan, pihak sekolah juga mengusulkan pembangunan pagar sekolah. Menurut Raup, usulan tersebut akan menjadi bagian dari rencana perencanaan tahun ini, namun tetap menyesuaikan skala prioritas kebutuhan pendidikan di daerah.

“Yang namanya kebutuhan sekolah itu tidak akan pernah cukup. Tapi kepala sekolah sudah mengajukan beberapa yang perlu dipercepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, prioritas mendesak saat ini justru pada pembangunan pagar sekolah mengingat kondisi pagar lama hanya berbahan kayu dan sudah rapuh.

“Kondisi pagar di sana itu sudah lama dan masih kayu. Step by step lah, semua butuh perhatian. Nanti tim teknis yang akan mengurus,” tegasnya.

DPRD PPU bersama Disdikpora berkomitmen menindaklanjuti hasil kunjungan tersebut dalam proses perencanaan pembangunan pendidikan tahun anggaran berikutnya. Raup menegaskan, peningkatan sarana dan prasarana sekolah akan dilakukan bertahap dan terukur sesuai tingkat urgensi tiap satuan pendidikan.

“Harapannya, kebutuhan sekolah bisa terpenuhi secara maksimal, terutama yang berdampak langsung pada kenyamanan dan mutu belajar siswa,” tutup Raup.(aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​
Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat
Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan
DPRD Samarinda Dorong Penguatan Implementasi Perda P4GN dan Integrasi Edukasi Narkoba di Sekolah
Dukung Program Pesantren Ramah Anak, DPRD Samarinda Minta Kemenag Buat Aturan Jelas
Fasilitas Sport Hub Segiri Belum Buka karena Ada Proyek Tambahan, DPRD Minta PUPR Cepat Selesaikan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:13 WIB

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan

Berita Terbaru