Infonusa.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Safruddin, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai praktik pengeboman ikan di perairan wilayahnya.
Meski demikian, pihaknya terus menggalakkan upaya pencegahan dan pengawasan perikanan demi menjaga kelestarian sumber daya laut dan sungai Mahakam.
“Di Dapil III sendiri belum kami deteksi ada praktik pengeboman,” kata Safruddin, Senin (11/8/2025).
Untuk memperkuat pengawasan, ia menjelaskan sudah dibentuk dan diberdayakan beberapa Kelompok Pengawas Perikanan Masyarakat (Pokwasmas).
Kata dia, masing-masing kelompok kini dilengkapi dengan kendaraan operasional untuk memudahkan patroli di sepanjang delta Mahakam dan sungai-sungai anaknya.
“Sosialisasi kami tidak hanya menekankan bahaya bom ikan, tapi juga praktik penyetruman ikan yang merusak ekosistem,” tambahnya.
Politisi dari Dapil III ini berkomitmen membangun sinergi lintas OPD, yakni Dinas Kelautan dan Perikanan, Satpolairud, dan aparat desa, untuk menciptakan jaringan cepat tanggap jika ditemukan pelanggaran.
Ia juga mendorong agar anggaran pengawasan diprioritaskan dalam APBD Perubahan tahun ini.
“Pengawasan yang kuat harus ditunjang regulasi jelas dan sarana memadai. Ini demi memastikan generasi mendatang masih bisa menikmati kekayaan perairan kita,” pungkasnya. (Adv)









