Infonusa.co, Tenggarong – Annisa Mulia Utami, Anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan I Tenggarong, menegaskan pentingnya pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Annisa mengungkapkan, sejumlah inisiatif yang akan diusulkan di DPRD untuk mengakselerasi pertumbuhan dan daya saing produk lokal.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Tenggarong. Kami akan mendorong program pelatihan kewirausahaan, literasi digital, dan akses pembiayaan mikro,” katanya pada Sabtu (5/7).
Ia menambahkan, tanpa kemampuan manajemen dan pemasaran yang memadai, produk lokal sulit menembus pasar yang lebih luas.
Sebagai upaya konkret, Annisa berencana menginisiasi Sentra UMKM Tenggarong sebuah pusat terpadu yang memfasilitasi pelatihan, bimbingan teknis, hingga ruang pamer bagi pelaku usaha.
“Di sini, pelaku UMKM bisa mendapatkan pendampingan mulai dari desain kemasan, branding, hingga strategi digital marketing,” ungkapnya.
Legislator muda ini juga menyoroti pentingnya penguatan kemitraan antara UMKM dan perhotelan, restoran, serta café setempat.
“Dengan kerjasama B2B, produk kita tidak hanya dijual di pasar tradisional, melainkan juga bisa dipajang di hotel-hotel atau kafe sebagai oleh-oleh khas Tenggarong,” jelasnya.
Di samping itu, Annisa mendorong Pemerintah Kabupaten untuk menyiapkan anggaran insentif guna menstimulus inovasi produk.
“Insentif bisa berupa subsidi mesin produksi, pengurangan retribusi kios, atau even pameran gratis,” paparnya.
Ia menekankan mekanisme transparan dan berbasis prestasi agar anggaran tepat sasaran. Annisa berkomitmen, untuk mengawal setiap kebijakan di DPRD dan berkoordinasi dengan OPD terkait guna memastikan program UMKM benar-benar berdampak.
“Kami akan rutin memantau capaian dan mendengar masukan pelaku usaha agar kebijakan yang dibuat sesuai kebutuhan nyata di lapangan,” tutupnya. (Adv)









