DPRD Kaltim Tegaskan Stunting Bukan Sekadar Masalah Ekonomi

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana

Infonusa.co, Samarinda – Anggapan bahwa stunting semata-mata disebabkan oleh kemiskinan dinilai perlu diluruskan. Masalah gagal tumbuh pada anak ini memiliki akar yang lebih kompleks dan tidak selalu berkaitan langsung dengan kemampuan ekonomi keluarga.

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, menegaskan bahwa stunting juga ditemukan pada anak-anak dari keluarga yang secara finansial tergolong mampu. Hal tersebut menunjukkan bahwa kecukupan pangan saja tidak otomatis menjamin tumbuh kembang anak berjalan optimal.

“Banyak yang mengira stunting hanya terjadi karena kekurangan makanan atau ekonomi lemah. Faktanya, di keluarga yang cukup pun kasus ini masih ditemukan,” jelas Yenni.

Ia menjelaskan, pola pengasuhan menjadi faktor krusial yang kerap luput dari perhatian. Kebiasaan makan anak, perhatian orang tua terhadap kesehatan, hingga cara mendampingi tumbuh kembang anak sangat memengaruhi risiko stunting.

Menurutnya, jika stunting terus dipersepsikan hanya sebagai persoalan kemiskinan, maka penanganannya berpotensi keliru dan tidak menyentuh akar masalah. Padahal, meski angka tertinggi memang banyak ditemukan pada kelompok ekonomi rendah, penyebabnya tidak bisa disederhanakan.

Yenni juga menyinggung program bantuan gizi yang belum sepenuhnya tepat sasaran. Kondisi ini menjadi bukti bahwa penanganan stunting tidak cukup dilakukan melalui distribusi makanan semata.

Ia menekankan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif, mencakup edukasi pola asuh, kesehatan mental anak, serta lingkungan keluarga yang mendukung.

“Kalau pemahamannya tepat, penanganan stunting bisa lebih menyeluruh dan hasilnya akan jauh lebih efektif,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru