DPRD Kaltim Dukung Proyek PLTSA Samarinda, Subandi Nilai Bisa Atasi Masalah Sampah dan Krisis Energi

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi

Infonusa.co, Samarinda – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) di Kota Samarinda mendapatkan dukungan kuat dari anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Subandi.

Ia menyebut proyek yang berlokasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan ini sebagai langkah inovatif untuk menanggulangi krisis sampah sekaligus menyediakan sumber energi alternatif.

Menurut Subandi, metode pengelolaan sampah konvensional yang selama ini digunakan sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini. Volume sampah yang terus meningkat memerlukan solusi jangka panjang berbasis teknologi.

“Sudah saatnya kita beralih ke teknologi modern. PLTSA menjadi jawaban nyata atas tantangan pengelolaan sampah di kota ini, sekaligus menghasilkan listrik yang dapat dimanfaatkan,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Ia menilai, sistem konversi sampah menjadi energi bukan hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga membuka potensi ekonomi baru bagi daerah. Selain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, PLTSA juga menawarkan efisiensi dalam tata kelola limbah.

Proyek ini dijadwalkan rampung pada akhir 2025, dan menjadi bagian dari ambisi Pemerintah Kota Samarinda untuk masuk dalam daftar sepuluh kota terbaik dalam pengelolaan sampah di Indonesia pada tahun 2026.

Subandi pun menyambut baik keterlibatan investor asing dari Malaysia dan Korea Selatan dalam proyek tersebut. Ia menilai kerja sama internasional ini dapat mempercepat realisasi proyek dan mengurangi beban anggaran daerah.

“Kerja sama dengan mitra luar negeri menjadi peluang besar. Dengan demikian, anggaran daerah dapat dialihkan untuk sektor penting lainnya seperti kesehatan dan pendidikan,” ungkapnya.

Meski demikian, Subandi menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung proyek ini. Ia mengajak warga untuk mulai memilah sampah dari sumbernya dan mengikuti sistem pengelolaan yang telah dirancang.

“Teknologi saja tidak cukup. Butuh kesadaran bersama untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai budaya. Semua pihak harus terlibat, mulai dari rumah tangga hingga institusi,” pungkasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru