DPRD Kaltim Dorong Penyusunan Pedoman Pokir yang Selaras dengan Program Prioritas Daerah

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Samarinda – Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Pedoman Penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kaltim menggelar rapat koordinasi bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Rapat ini berlangsung di Ballroom Hotel Jatra, Balikpapan, pada Selasa (3/12/2024), dengan agenda utama sinkronisasi pedoman Pokir untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Ketua Pansus Sabaruddin Panrecalle yang memimpin rapat, didampingi Wakil Ketua Pansus Fadly Imawan, menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam proses ini. Ia menyebut, Pansus telah melakukan berbagai konsultasi, termasuk ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang merekomendasikan kelanjutan kerja Pansus untuk menghasilkan peraturan daerah (perda).

“Pansus Pembahas Pedoman Penyusunan Pokir ini juga dapat mencari referensi dari daerah lain, seperti Yogyakarta, Padang, Banten, dan Bantul, untuk memperkaya rancangan pedoman ini,” ungkapnya.

Rapat ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Wakil Ketua Ekti Imanuel, serta Kepala BAPPEDA Kaltim Yusliando. Yusliando menekankan pentingnya sinergitas antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan program pembangunan daerah, yang harus sejalan dengan Permendagri 86 Tahun 2017.

“Saat ini, kami telah menyiapkan kamus-kamus usulan untuk mengakomodir kebutuhan legislatif. Usulan Pokir tidak menjadi masalah sepanjang memenuhi syarat dan sesuai dengan program prioritas yang telah diatur,” jelas Yusliando.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menambahkan bahwa keberadaan Pokir merupakan kewajiban yang telah diatur dalam regulasi. “Pokir wajib dimasukkan dalam anggaran daerah melalui Musrenbang. Harapannya, dengan terbentuknya Pansus ini, semua aspirasi masyarakat dapat terintegrasi dan terakomodir oleh SKPD, serta masuk dalam RKPD Pemprov Kaltim,” terangnya.

Dengan mengadopsi praktik dari daerah lain yang telah sukses, seperti Yogyakarta dan Bantul, DPRD Kaltim optimis pedoman Pokir dapat menjadi landasan kuat dalam menyusun program pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya untuk memperkuat perencanaan pembangunan daerah secara komprehensif dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Banjir Terjadi di Banyak Wilayah, DPRD Kaltim Nilai Penanganan Harus Berskala Nasional
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru