Ditempatkan Pada Daerah Terpencil, Ratusan ASN Mundur, Ekti Imanuel Beri Tanggapan

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel  (ist)

Wakil ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel  (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Fenomena aparatur sipil negara (ASN) yang memilih mundur setelah mengetahui penempatan mereka di daerah terpencil, seperti Mahakam Ulu (Mahulu), menjadi sorotan tajam Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel.

Dirinya menilai, keputusan tersebut mencerminkan lemahnya komitmen sebagian calon ASN terhadap prinsip dasar pengabdian kepada negara. “Pengabdian itu tidak bisa dipilih-pilih lokasinya. Kalau memang berniat mengabdi, seharusnya siap ditempatkan di mana saja, termasuk di wilayah terluar dan tertinggal seperti Mahulu,” tegas Ekti.

“Sebenarnya itu kembali ke pribadi masing-masing. Ketika sudah dikasih penempatan tapi tidak mau, mungkin ada kegiatan lain yang menurut mereka lebih menjanjikan,” ucapnya.

Ekti sapaan akrabnya, menekankan bahwa profesi ASN bukan hanya tentang gaji dan kenyamanan, tetapi lebih pada komitmen pengabdian kepada negara, sesuai sumpah jabatan.

“Namanya ASN, ada sumpahnya. Kerja ini bukan soal besar kecilnya gaji, tapi di mana kita ditempatkan dan seberapa besar keinginan untuk membangun,” jelas Ekti.

Dirinya meyampaikan perlunya peningkatan kualitas pendidikan bagi putra-putri daerah, terutama di Mahulu. Sebab, Ekti menilai, salah satu penyebab sulitnya penempatan ASN di wilayah terpencil karena minimnya SDM lokal yang siap mengisi posisi tersebut.

Lebih lanjut kata Ekti, bahkan akibatnya pemerintah harus merekrut dari luar daerah, yang tidak jarang enggan ditempatkan di kawasan terpencil.

“Pendidikan untuk orang lokal harus ditingkatkan. Kalau terus mengandalkan orang luar, pasti akan terus begini. Harapannya, orang Mahulu sendiri yang membangun daerahnya,” ujarnya.

Diakhir, Ekti mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif mencetak SDM lokal yang mampu bersaing dan memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan daerah, terutama melalui jalur pendidikan dan pelatihan vokasi. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru