Infonusa.co, Samarinda– Kerap menjadi persoalan serius terkait Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga didik dalam memberikan dedikasikan kepada siswa-siswi.
Hal ini menjadi tantangan besar bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim. Menjawab persoalan itu, Kepala Disdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan menyatakan akan tambah 2.450 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2024 mendatang.
Rencana penambahan tersebut guna meningkatkan status guru honorer. Sebab pihaknya merasa perlu langkah ini diambil, lantaran guru di Kaltim bisa memperoleh pengakuan lebih baik untuk guru karena sebelumnya berstatus honorer.
“Meski adanya penambahan PPPK ini, tidak secara langsung menyelesaikan kekurangan guru di Kaltim,” jelas Kurniawan pada Rabu (22/11/23).
Meskin begitu, Kurniawan tidak bisa menutup kemungkinan penambahan jumlah PPPK ini belum bisa atasi secara penuh terkait kurangnya tenaga didik.
“Memang tak dapat dipungkiri bahwa yang paling dibutuhkan adalah penerimaan guru PNS untuk menutupi kekurangan guru yang ada di Kaltim,” jelasnya.
Oleh karena itu, masih dibutuhkan koordinasi dengan pihak terkait ataupun pemerintah pusat tentang perekrutan PPPK guru tahun depan.
“Hal ini mencakup pemetaan kekurangan guru serta cara terbaik untuk mengisi posisi tersebut sesuai dengan formasi yang dibutuhkan,” pungkasnya. (ak/adv).









