Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengawalan Proses Izin Pembangunan Gereja Toraja di Samarinda.

Pengawalan Proses Izin Pembangunan Gereja Toraja di Samarinda.

Infonusa.co, Samarinda — Proses perizinan pembangunan Gereja Toraja di Kelurahan Sungai Seledang, Samarinda Seberang, mendapat dukungan penuh dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah VI dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kalimantan Timur.

Kedua organisasi tersebut menyatakan akan terus mengawal setiap tahapan administrasi hingga izin resmi dikeluarkan pemerintah.

Dalam pertemuan yang digelar, hadir pula kuasa hukum Gereja Toraja, Hendra Kusuma. Ia menegaskan bahwa pihak gereja telah mengikuti seluruh mekanisme hukum dan administrasi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Menurutnya, proses perizinan sudah mengalami perkembangan signifikan.

“Rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda sudah diterbitkan. Kini, proses memasuki tahap penerbitan Surat Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) yang menjadi regulasi baru pengganti Izin Lokasi dan Izin Pemanfaatan Ruang,” jelas Kusuma.

Koordinator Wilayah VI PP GMKI, Julio Antou, menyampaikan bahwa dukungan ini sejalan dengan hasil pertemuan GMKI bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar serta langkah GAMKI yang sebelumnya juga telah berdialog dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, perjuangan tersebut merupakan wujud komitmen untuk menegakkan jaminan konstitusional kebebasan beragama dan beribadah.

“Pendirian rumah ibadah ini sudah sesuai aturan. Karena itu, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat serta pemerintah daerah untuk mendukung prosesnya. Kami juga menyerukan agar semua pihak menjaga kondusifitas wilayah, menolak segala bentuk provokasi, dan melawan keras praktik intoleransi yang bisa merusak semangat kebhinekaan,” tegas Julio.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Daerah GAMKI Kaltim, Ariantho Aruan. Ia menekankan bahwa GMKI dan GAMKI akan terus berada di garis depan sebagai mediator bersama pemerintah maupun aparat keamanan apabila terjadi gesekan intoleransi di masyarakat.

“Kami akan terus mendorong dialog antarumat beragama. Tujuannya tidak lain untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghargai, baik di Kalimantan Timur maupun di seluruh Indonesia,” tutup Ariantho.

Berita Terkait

Abdul Rasid Serap Aspirasi Warga Batu Dinding, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur
Ahmad Yani Dorong Pemenuhan Tenaga Medis di Wilayah Hulu Kukar
DPD KNPI Kaltim Resmi Tunjuk Irwansyah Nakhodai Caretaker KNPI PPU
Momentum HUT ke-52, Caretaker DPD KNPI Kaltim Gelar Dialog & Sarahsehan
TPS Padat Karya Dikeluhkan Warga, Komisi III DPRD Samarinda Segera Bertindak
Pencarian ABK Hilang di Sungai Mahakam Berakhir, Tim SAR Temukan Korban
Maritim Muda Kaltim Ajak Masyarakat Dorong Pemerintah Untuk Rancang dan Ketok Palu Revitalisasi Jembatan Mahakam 1
Andi Satya Ungkap Kabar Bahagia, RS Mulia Medika Siap Buka Lowongan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:30 WIB

Demi Keadilan, GMKI dan GAMKI Kaltim Kawal Proses Perizinanan Pendirian Gereja Toraja di Samarinda

Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:41 WIB

Abdul Rasid Serap Aspirasi Warga Batu Dinding, Fokus pada Perbaikan Infrastruktur

Rabu, 30 Juli 2025 - 22:43 WIB

Ahmad Yani Dorong Pemenuhan Tenaga Medis di Wilayah Hulu Kukar

Rabu, 30 Juli 2025 - 20:44 WIB

DPD KNPI Kaltim Resmi Tunjuk Irwansyah Nakhodai Caretaker KNPI PPU

Senin, 28 Juli 2025 - 16:27 WIB

Momentum HUT ke-52, Caretaker DPD KNPI Kaltim Gelar Dialog & Sarahsehan

Berita Terbaru