Banggar DPRD Kukar Laporkan Hasil Pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Farida bacakan Laporan Banggar pada Rapat Paripurna ke-4 masa sidang I DPRD Kukar.

Farida bacakan Laporan Banggar pada Rapat Paripurna ke-4 masa sidang I DPRD Kukar.

Infonusa.co, Tenggarong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang I dengan agenda laporan Badan Anggaran (Banggar) serta kesepakatan bersama terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (25/8/2025) sore di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar.

Rapat dipimpin langsung oleh unsur pimpinan DPRD dan dihadiri Bupati serta jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Forkopimda, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Laporan Banggar disampaikan oleh Anggota DPRD Kukar, Farida, selaku juru bicara.

Dalam laporannya, Farida menegaskan bahwa penyusunan RKPD dan KUA-PPAS 2026 menjadi momentum penting karena tidak hanya menjadi bagian dari periode akhir RPJMD 2021-2026, tetapi juga sebagai masa transisi menuju perencanaan pembangunan daerah selanjutnya.

“Banggar bersama TAPD telah melakukan serangkaian pembahasan yang komprehensif terhadap rancangan KUA-PPAS, dengan tetap mengacu pada asumsi makro ekonomi nasional dan kondisi riil daerah,” jelasnya.

Selain itu, Farida menekankan, perlunya dukungan kebijakan yang selaras dengan strategi nasional maupun provinsi. Selain itu, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci utama, disertai dengan peningkatan peran aktif Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), baik Perseroda maupun Perumda, sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Dari sisi pendapatan, Banggar DPRD Kukar mencatat bahwa total pendapatan daerah tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp7,583 triliun. Proyeksi tersebut bersumber dari PAD, dana transfer dari pemerintah pusat, serta penerimaan pembiayaan lainnya.

Program prioritas pembangunan Kukar 2026 diarahkan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan kebudayaan, pendidikan, pariwisata, daya saing daerah, pemerataan pendapatan, penyediaan air bersih, penataan permukiman, hingga penguatan konektivitas wilayah.

“Banggar DPRD Kukar berharap dengan kesepakatan KUA-PPAS 2026 ini, arah pembangunan daerah semakin terukur, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru