Baba Dukung Tren Positif Era Digitalisasi, Namun Tetap Kedepankan Pendidikan dan Karakter

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba

Infonusa.co, Samarinda – Era digital yang kian tren ditengah masyarakat khususnya generasi muda tidak hanya menimbulkan ketertarikan yang mendalam, juga menghadirkan kekhwatiran yang dapat memudarkan nilai-nilai pendidikan dan karakter.

Dengan itu, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), H. Baba, menghimbau ke masyarakat agar media sosial dan semacamnya tidak menjadi keresahan yang terus mencuat.

Sebab Dirinya menyambut baik semangat generasi muda untuk mandiri secara ekonomi, tetapi menegaskan bahwa kesuksesan sejati butuh fondasi ilmu yang kuat.

“Jadi influencer itu sah-sah saja, bahkan bisa jadi peluang. Tapi jangan sampai pendidikan ditinggalkan. Ilmu tetap penting, apalagi untuk menghadapi tantangan jangka panjang,” ujar Baba.

Menurutnya, popularitas di media sosial bisa datang cepat, tetapi juga bisa pudar seketika jika tidak dibarengi dengan kapasitas berpikir, etika, dan kedewasaan dalam mengambil keputusan.

Dirinya mengajak anak muda untuk menjadikan pendidikan sebagai bekal dan bukan beban.“Sekarang ini orang bisa viral dalam semalam. Tapi yang menentukan masa depan bukan seberapa banyak pengikut, melainkan seberapa kuat nilai yang kita pegang,” ihwalnya.

Baba juga membagikan kisah pribadinya yang harus bekerja keras sejak kecil demi bisa bersekolah. Pengalaman itu, katanya, mengajarkan pentingnya daya juang dan konsistensi.

Dirinya mendukung penuh anak-anak muda yang ingin mengejar penghasilan lebih dulu, asalkan tidak menutup pintu untuk kembali menempuh pendidikan formal.

“Boleh kerja dulu, tidak apa-apa. Tapi jangan putuskan hubungan dengan pendidikan. Bisa sambil kuliah, atau lanjut ketika sudah siap secara ekonomi. Yang penting semangatnya tidak padam,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar dukungan, Baba berharap ke depan ada kebijakan yang bisa menjembatani kebutuhan generasi muda, seperti akses pendidikan fleksibel, beasiswa untuk pekerja muda, serta pelatihan etika digital agar profesi influencer tidak hanya sekadar soal uang dan ketenaran, tapi juga nilai dan dampak sosial.

“Anak muda kita hebat-hebat. Tinggal diarahkan, supaya tidak hanya jadi terkenal, tapi juga jadi teladan,” pungkasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru