APBD-P 2025 Tanpa Bankeu dan Bantuan Pertanian, Ketua DPRD Kaltim Tegaskan Fokus Eksekusi Program Prioritas

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud.

Infonusa.co, Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, memastikan bahwa dalam APBD Perubahan 2025, tidak akan terdapat alokasi dana bantuan keuangan (bankeu) bagi pemerintah kabupaten/kota. Kebijakan ini diambil demi menjamin efektivitas pelaksanaan anggaran di sisa tahun fiskal.

Hasanuddin menegaskan bahwa langkah ini bukan hal baru. Kebijakan serupa telah diterapkan dalam dua tahun terakhir, mengingat terbatasnya waktu pelaksanaan program fisik jika dimulai pada pertengahan tahun.

“Untuk proyek fisik yang didanai dari bankeu, waktu pengerjaan di akhir tahun sangat mepet. Karena itu, kami putuskan tetap tidak mengalokasikan dana bankeu dalam APBD-P,” ujarnya.

Meski beberapa anggota dewan sempat mengusulkan agar dana bantuan tetap dimasukkan, termasuk dari Fraksi Golkar, keputusan bersama menetapkan bahwa efisiensi dan keberlangsungan program lebih diutamakan.

“Pekerjaan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas publik bisa terancam mangkrak kalau dipaksakan masuk sekarang,” kata pria yang akrab disapa Hamas ini.

Selain bankeu, Hamas juga mengungkap bahwa tahun ini Pemprov Kaltim tidak lagi menganggarkan dukungan bagi sektor pertanian. Hal ini karena seluruh program pertanian kini berada di bawah kendali penuh pemerintah pusat, termasuk distribusi alsintan, pupuk, dan bantuan bibit.

“Sudah bukan kewenangan daerah lagi. Sekarang program pertanian langsung ditangani oleh kementerian,” jelasnya.

Pergeseran kebijakan ini merujuk pada arahan Kementerian Pertanian yang berlaku secara nasional. Oleh sebab itu, seluruh rencana bantuan pertanian telah dihapus dari struktur APBD 2025.

Sementara itu, untuk sektor kesehatan, pendanaan pembangunan rumah sakit kini diarahkan sesuai ketentuan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2025. Rumah sakit seperti RS Atma Husada Mahakam, RS Mata, dan RSUD Abdul Wahab Sjahranie masih menjadi prioritas, namun pendanaannya kini menyesuaikan skema pusat.

“Kami mendukung penguatan layanan kesehatan, tapi pendanaannya menyesuaikan aturan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Hamas menegaskan bahwa penyusunan anggaran perubahan harus berdasarkan program yang bisa direalisasikan dalam waktu singkat dan tidak menyisakan proyek terbengkalai.

“Fokus kita adalah pada program-program yang benar-benar bisa dijalankan, bukan sekadar janji tanpa hasil,” tandasnya.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru