Infonusa.co, Tenggarong – Annisa Mulia Utami, anggota DPRD Kutai Kartanegara dari Daerah Pemilihan I Tenggarong, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan bioskop yang digagas Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pekerjaan Umum.
Menurutnya, kehadiran bioskop menjadi bagian penting dalam meningkatkan fasilitas hiburan sekaligus merangsang geliat ekonomi kreatif dan UMKM lokal.
“Sebagai wakil rakyat di Tenggarong, saya sangat mengapresiasi inisiatif Pemkab yang tidak hanya fokus pada infrastruktur dan pelayanan publik, tetapi juga pada aspek kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya pada Sabtu (5/7).
Ia menambahkan, ruang hiburan modern dapat menarik kunjungan keluarga, kalangan pelajar, dan generasi muda, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi pelaku usaha mikro.
Dua lokasi calon bioskop, yakni Terminal Pasar Tangga Arung dan kawasan Gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf)-Pujasera Tenggarong, dinilai Annisa sebagai pilihan strategis.
“Lokasi di Pasar Tangga Arung akan mengintegrasikan fungsi parkir dan bioskop dalam satu bangunan vertikal, terhubung langsung dengan pasar melalui Jembatan Penyeberangan Orang. Ini akan menciptakan sinergi antara aktivitas berbelanja dan hiburan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk kawasan Ekraf-Pujasera, Annisa menyatakan antusias terhadap potensi transformasi menjadi pusat kreatif yang lebih hidup.
“Menambahkan bioskop di sini bisa menjadikan Ekraf dan Pujasera tidak hanya sebagai ruang pameran dan kuliner, tetapi juga destinasi hiburan terpadu. Hal ini akan meningkatkan kunjungan akhir pekan dan menambah daya tarik investasi,” ungkapnya.
Lebih jauh, Annisa menyoroti pentingnya kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal dan tenant nasional.
“Dengan menghadirkan merek-merek seperti Excelso atau outlet modern lain, kita beri pilihan bagi masyarakat. Namun saya juga mendorong agar Pemerintah Daerah memprioritaskan stan-stan UMKM di area foyer atau koridor bioskop, sehingga sumber daya lokal tetap diberdayakan,” tuturnya.
Politikus muda ini menegaskan, dukungan DPRD akan diwujudkan lewat pengawasan proses perencanaan, studi kelayakan, hingga penganggaran.
“Kami akan pastikan studi teknis dan evaluasi anggaran berjalan transparan dan akuntabel. Ini agar proyek tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga sesuai standar keselamatan dan kenyamanan warga,” tegasnya.
Dengan restu legislatif dan komitmen eksekutif, Annisa yakin bioskop di Tenggarong akan segera terwujud.
“Ini bukan sekadar janji politis, melainkan langkah konkret untuk menyejahterakan masyarakat melalui lapangan kerja baru, ruang berkarya bagi pelaku ekonomi kreatif, dan sarana hiburan bermutu,” timpalnya. (Adv)









