Infonusa.co, Tenggarong – Annisa Mulia Utami, Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Dapil I Tenggarong), menaruh perhatian serius pada keberlanjutan sektor pertanian di wilayahnya.
Menurutnya, regenerasi petani mutlak dibutuhkan agar sektor pangan lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di tengah tantangan perubahan iklim dan tren urbanisasi.
“Usia rata-rata petani kita sudah memasuki 50 tahun ke atas. Kalau tidak ada gairah dan program khusus untuk menarik generasi muda ke sawah,” ujarnya pada Sabtu (5/7).
Sebagai solusi jangka panjang, Annisa mengusulkan inisiatif strategis dengan Beasiswa Pertanian dan Pendidikan Vokasi.
Adapun, bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar serta Perguruan Tinggi, ia mendorong pemberian beasiswa penuh bagi putra-putri petani untuk menempuh pendidikan vokasi agribisnis dan teknologi pertanian.
“Ilmu modern harus disandingkan dengan kearifan lokal agar hasil panen lebih produktif dan ramah lingkungan,” terangnya.
Lebih lanjut, Annisa menegaskan bahwa regenerasi bukan hanya soal jumlah petani, tetapi kualitas SDM pertanian.
Dia berharap, para pemuda tidak melihat bertani sebagai pekerjaan keras tanpa masa depan, melainkan sebagai peluang bisnis yang menguntungkan dan menjanjikan.
“Dengan teknologi tepat guna, akses pasar digital, dan kemitraan dengan lembaga keuangan mikro, saya yakin petani muda bisa sejahtera,” pungkasnya. (Adv)









