Akibat Kurang Optimalnya Pendataan, Subandi Sebut Banyaknya Masyarakat Layak tak Terakomodasi Gas LPJ 3 Kg

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono (ist)

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Pendataan penerimaan gas LPJ 3 Kg dirasa masih perlu dilakukan pembenahan yang akurat. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sapto Setyo Pramono.

Anggota Dewan yang akrab disapa Sapto mengungkapkan, adanya ketidakakuratan data yang menyebabkan banyak penerima subsidi tidak tepat sasaran.

Menurutnya, banyak warga yang seharusnya mendapatkan gas LPG bersubsidi malah tidak terdaftar, sementara mereka yang sebenarnya mampu justru turut menikmati subsidi tersebut. Dirinya pun menegaskan bahwa hal ini terjadi akibat sistem pendataan yang belum optimal.

“Pendataan penerima subsidi gas LPG 3 kg ini perlu diperbaiki. Banyak warga yang layak tidak terakomodasi, sedangkan mereka yang mampu malah mendapat manfaat dari subsidi ini,” tutur Sapto.

Lebih lanjut kata Sapto, gas LPG bersubsidi seharusnya hanya diperuntukkan bagi keluarga yang kurang mampu, namun kenyataannya subsidi tersebut juga dinikmati oleh kalangan yang tidak seharusnya.

Dirinya pun mengkritik sistem pendataan yang tidak memadai, yang mengakibatkan ketidaktepatan dalam penyaluran subsidi.

“Pendataan yang tidak valid membuat banyak penerima yang tidak berhak mendapat subsidi ini. Subsidi harus diberikan kepada yang membutuhkan, bukan kepada mereka yang sudah mampu,” ucapnya.

Sapto juga menyoroti masalah serupa dalam berbagai program bantuan sosial, seperti dana hibah dan Program Keluarga Harapan (PKH), yang menurutnya juga tidak tepat sasaran akibat sistem pendataan yang tidak tuntas.

“Pendataan yang lebih teliti sangat diperlukan dalam semua program bantuan sosial ini. Harga barang memang dipengaruhi pasar, tetapi subsidi seharusnya benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tutupnya.
(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru