Infonusa.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kukar Dapil I, Akbar Haka Saputra menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program besar bagi Kota Tenggarong, memanfaatkan akar budaya sebagai etalase daerah di tingkat nasional dan internasional.
Pernyataan ini, ia sampaikan saat diwawancarai oleh awak media di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar.
“Sejak sebelum pelantikan, kami sudah turun ke bawah, berdialog dengan warga. Fokus utama kami adalah membuat hal-hal yang lebih besar lagi untuk Tenggarong dan Kukar,” ujar Akbar Haka, Senin (28/7/2025).
Akbar mengenang, pengalamannya kembali ke Tenggarong pada 2007-2010, saat banyak yang meragukan potensi kota kecil ini.
Bersama Festival Rokin Borneo, ia membuktikan bahwa Tenggarong mampu menembus perhatian nasional.
“Teman-teman dari luar sempat mengejek, mau jadi apa di Tenggarong? Tapi pada 2012, kami tunjukkan karya dari kota kecil ini bisa menggaung lebih luas,” kenangnya.
Kini, Akbar menegaskan, salah satu prioritas di Komisi IV adalah pengembangan budaya sebagai etalase terbaik Kukar.
Menurutnya, budaya bukan hanya konservasi, tetapi medium untuk memperkenalkan Tenggarong ke mancanegara.
“Budaya kita angkat sebagai wajah Kukar, lebih dari sekadar pelestarian, ini cara kita bersuara di panggung dunia,” katanya.
Ia berencana, menginisiasi festival budaya tahunan, memadukan pertunjukan tari, musik tradisional, serta pameran kriya lokal.
Selain itu, kawasan heritage di pusat kota akan disulap menjadi Kawasan Seni dan Budaya Tenggarong dengan galeri terbuka dan panggung interaktif.
Program ini diharapkan tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menggerakkan ekonomi kreatif, membuka ruang usaha bagi perajin, musisi, dan pelaku UMKM setempat.
“Ketika budaya kita hidup dan dinamis, efeknya berganda: kebanggaan warga tumbuh, ekonomi bergerak, dan Tenggarong makin dikenal,” tutupnya. (Adv)









