Air Bersih Kerap Jadi Permintaan Masyarakat Samarinda, Aan Sampaikan Pandangannya

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Ardiansyah

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Ardiansyah

Infonusa.co, Samarinda – Dengan dialiri sungai mahakam, Kota Samarinda menjadi kota yang penuh dengan kelimpahan air. Namun, ternyata masih banyaknya masyarakat yang mengeluhkan persoalan air bersih. Hal tersebut dianggap kurangnya pengelolaan yang baik dari Pemerintah Kota.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, M.Ardianysah melihat belakangan ini masyarakat terus mengeluhkan kondisi keruhnya air meskipun bersumber dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Aan sapaan akrabnya, merasa pihak PDAM harus berani untuk lebih terbuka kepada masyarakat mengenai permasalahan yang ada dalam pengelolaan airnya agar dapat ditangani secara bersama.

“Masalah sumber daya air itu kita luar biasa, hanya masalah pengelolaan. Saya jadi heran juga Samarinda dengan air Sungai Mahakamnya, Sungai Karang mumusnya kok air masih begini, di wilayah lain yang airnya sedikit bisa saja mengelola” bebernya.

Aan itu menganggap bahwa bukan hanya PDAM yang harus menyelesaikan permasalahan air di Samarinda namun perlu ada pihak lain juga agar solusi permasalahan ini bisa segera diatasi. Penanganan air yang lebih baik harus cepat disusun agar menghasilkan air yang lebih bersih.

Menurutnya, saling menyalahkan pihak untuk menyelesaikan permasalahan yang selalu berulang-ulang ini hanya membuang-buang waktu karena solusi yang dihadirkan tidak kongkrit. Ia mengungkapkan akan lebih baik jika satu permasalahan langsung di sampaikan oleh pihak PDAM untuk kemudian di carikan solusinya bersama.

“Jangan cari titik permasalahannya, ayo kita selesaikan sama-samanya” tuturnya.

Terakhir, Aan merasa sistem gotong royong untuk menyelesaikan permasalahan yang umum terjadi di masyarakat akan sangat efisien karena air adalah kebutuhan primer bagi masyarakat. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru