Infonusa.co, Tenggarong – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Ahmad Yani menyoroti pentingnya peran bidan sebagai garda terdepan dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi serta kasus stunting di daerah ini.
Pernyataan tersebut, disampaikan dalam rapat koordinasi antara DPRD, Dinas Kesehatan, dan perwakilan asosiasi bidan Kukar, pada Selasa (8/7/2025).
“Bidan adalah profesi tenaga kesehatan yang memiliki fungsi sangat sentral, terutama di setiap Puskesmas yang tersebar di 32 kecamatan Kukar,” ujarnya.
Menurut Yani, bidan tidak hanya bertugas menangani persalinan, tetapi juga berperan penting dalam pemberian imunisasi, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga deteksi dini masalah gizi.
Ketua DPRD itu menekankan, peningkatan kesejahteraan bidan menjadi kunci agar mereka dapat bekerja optimal tanpa terbebani persoalan administrasi atau ekonomi.
“Selama ini banyak keluhan bidan terkait insentif dan kondisi fasilitas kerja di lapangan. Dengan kesejahteraan yang lebih baik, mereka bisa fokus memberikan pelayanan berkualitas,” paparnya.
Politikus PDIP memberi apresiasi kepada Perkumpulan Bidan Indonesia cabang Kukar yang selama ini aktif menginisiasi program pendampingan ibu hamil, penyuluhan kebersihan bayi, dan kampanye cegah stunting.
“Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan tenaga medis harus terus diperkuat. Program yang sudah berjalan harus didukung anggaran dan regulasi yang memadai,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa DPRD akan mengusulkan alokasi khusus dalam APBD 2026 untuk peningkatan insentif, perbaikan sarana kerja di puskesmas, serta pelatihan lanjutan bagi bidan dalam penanganan komplikasi obstetri dan manajemen gizi.
“Ini bukan sekadar soal angka, tetapi soal menyelamatkan generasi masa depan Kukar,” tambahnya.
Selain aspek finansial, Yani juga menyoroti perlunya dukungan sosial bagi bidan, seperti penyediaan rumah dinas dekat puskesmas, layanan transportasi untuk jaga malam di wilayah terpencil, dan program penghargaan bagi bidan berprestasi.
“Ketika bidan merasa dihargai, motivasi mereka dalam melayani masyarakat akan semakin tinggi,” ujarnya.
Menutup pertemuan, Ketua DPRD mengajak seluruh elemen, legislatif, eksekutif, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian khusus kepada bidan.
“Pelayanan kesehatan berkualitas bermula dari mereka. Mari kita dukung bidan agar Kukar semakin sehat dan sejahtera,” pungkasnya. (Adv)









