Agus Aras Dorong Sinkronisasi RPJMD, Pastikan Pembangunan Daerah Tidak Jalan Sendiri

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras.

Infonusa.co, Samarinda – Keselarasan antara dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten/kota dengan provinsi dinilai krusial agar arah pembangunan berjalan terintegrasi dan tidak tumpang tindih.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Aras, menanggapi dinamika awal masa jabatan kepala daerah di Kutai Timur.

Menurut Agus, RPJMD merupakan pedoman strategis yang bukan hanya merancang arah pembangunan lima tahunan, tetapi juga menjadi jembatan antara kebijakan pusat, provinsi, dan kabupaten.

Oleh karena itu, sinergi antara dokumen di tiap level pemerintahan wajib dijaga agar pembangunan daerah berjalan selaras dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita tidak ingin ada kebijakan yang berjalan sendiri-sendiri. RPJMD provinsi dan kabupaten harus nyambung, supaya capaian pembangunan bisa lebih efektif,” ujarnya.

Agus menyoroti pentingnya sektor pendidikan dan kesehatan sebagai dua pilar utama yang harus mendapat perhatian serius dalam perencanaan di Kutai Timur. Ia menegaskan bahwa kebijakan pembangunan seharusnya berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, bukan hanya agenda birokrasi.

“Jangan sampai masyarakat di daerah terpencil masih kesulitan akses pendidikan atau layanan kesehatan, padahal kita punya program prioritas di sektor tersebut,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kaltim akan terus mengawal implementasi RPJMD di daerah, agar selaras dengan visi besar pembangunan provinsi. Menurutnya, kolaborasi lintas level pemerintahan adalah kunci agar program-program strategis tak sekadar berhenti di atas kertas.

“Kami ingin pembangunan itu terasa nyata. Bukan hanya di kota, tapi juga sampai ke desa-desa. Itu sebabnya, dokumen perencanaan harus benar-benar sinkron dari awal,” tegas Agus.

Dengan arah pembangunan yang terkoordinasi dan berbasis kebutuhan warga, ia berharap ke depan Kutai Timur dan wilayah lain di Kaltim mampu mengejar ketertinggalan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru