Agus Aras Desak Penambahan Sekolah Negeri di Sangatta, Demi Pendidikan Anak Anak d Kutim

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras .

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras .

Infonusa.co, Samarinda — Polemik klasik soal penerimaan peserta didik baru (PPDB) kembali mencuat di Kalimantan Timur, khususnya di kawasan Sangatta Utara dan Selatan, Kabupaten Kutai Timur. Ratusan siswa lulusan SMP dan MTs dilaporkan gagal masuk ke sekolah negeri karena keterbatasan daya tampung jenjang SMA dan SMK.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Agus Aras, menegaskan bahwa persoalan ini bukan hal sepele dan tidak boleh dianggap sebagai masalah tahunan biasa.

“Setiap tahun kita dihadapkan dengan situasi serupa. Kali ini lebih parah, sekitar 600 siswa belum mendapatkan sekolah negeri, padahal mereka berada dalam zonasi yang semestinya dijamin,” ujarnya dengan nada prihatin.

Ia menyebut akar masalahnya adalah ketimpangan antara jumlah lulusan dengan kapasitas sekolah negeri yang ada di dua kecamatan tersebut. Sementara itu, 16 kecamatan lain di Kutai Timur disebutnya masih dalam kategori aman dari sisi ketersediaan kursi.

“Faktanya, di Sangatta Utara dan Selatan, lonjakan lulusan SMP dan MTs tidak diimbangi dengan penambahan unit sekolah baru. Ini harus segera dijawab oleh Pemprov Kaltim,” tambahnya.

Sebagai solusi jangka menengah, Agus mendorong agar pembangunan unit sekolah baru (USB) segera masuk dalam perencanaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim. Ia menyebut ini merupakan kewenangan pemerintah provinsi dan harus diprioritaskan dalam rencana anggaran mendatang.

“Kalau perencanaannya dimulai tahun ini, maka paling lambat tahun depan fisiknya sudah bisa dibangun. Jangan sampai berlarut-larut dan merugikan hak anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus mengapresiasi langkah Pemkab Kutai Timur yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah di kawasan Sangatta Selatan. Namun, menurutnya, pembangunan gedung bukan satu-satunya solusi.

“Gedung sekolah tidak akan berarti jika tidak dibarengi dengan penyediaan tenaga pengajar dan fasilitas pendukung. Kita tidak bisa hanya fokus ke fisik bangunan tanpa menyiapkan SDM-nya,” tandasnya.

Ia berharap Pemprov Kaltim segera merespons laporan dari lapangan dan mengintegrasikan kebutuhan ini dalam program pembangunan pendidikan lima tahun ke depan.

“Ini soal masa depan anak-anak Kutim. Kita tidak boleh kalah cepat dari kebutuhan masyarakat. Semua pihak harus bergerak bersama,” tutup Agus. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru