Yonavia Sebut Belum Meratanya Pembangunan di Kaltim, 4 Daerah Masih Tertinggal

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Yonavia (ist)

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Yonavia (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Ketimpangan pembangunan kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) setelah terungkap masih adanya empat desa tertinggal di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Temuan ini dinilai sebagai indikator nyata bahwa pemerataan pembangunan belum sepenuhnya dirasakan di seluruh penjuru Benua Etam.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Yonavia, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap distribusi pembangunan, terutama di kawasan pedalaman. Menurutnya, daerah-daerah terpencil kerap luput dari perhatian, padahal memiliki kebutuhan dasar yang sama mendesaknya.

“Pembangunan yang adil harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di pelosok,” tegas Yonavia.

“Keberadaan desa tertinggal menunjukkan adanya aspek yang perlu diperbaiki dalam proses pembangunan. Pertanyaannya bukanlah telah dilaksanakannya suatu program, melainkan apakah manfaatnya telah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” timpalnya.

Yovania menyebutkan bahwa empat desa di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kaltim, yaitu Tanjung Soke, Gerunggung, Deraya, dan Lemper, sampai saat ini masih berstatus desa tertinggal.

Ia meminta agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten segera merumuskan strategi terpadu untuk mengatasi permasalahan desa tertinggal, yang membutuhkan kolaborasi antara DPRD, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten.

“Kita butuh kerja sama semua pihak. Tidak bisa hanya satu pihak yang bergerak. Ini soal komitmen untuk pemerataan pembangunan,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat di wilayah Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Ia menyebut perjuangan untuk pembangunan di pedalaman adalah bagian dari tanggung jawab moralnya sebagai wakil rakyat. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Damkarmatan Kukar Sarankan APAR Minimal 6 Kilogram di Rumah Warga

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:06 WIB

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Safari Subuh Kukar Buka Ruang Sinergi Masjid dan Program Pemerintah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:57 WIB