Yonavia Akan Berkomitmen Untuk Tuntaskan Persoalan Di Dapilnya

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Yonavia (Ist)

Anggota DPRD Kaltim, Yonavia (Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Keresahan demi keresahan, keluhan demi keluhan selalu terdengar pada saat setiap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) bertemu langsung untuk menjaring dalam resesnya.

Salah satu orang yang juga turun langsung untuk mendengar keresahan dari masyarakat ialah Anggota DPRD Kaltim, Yonavia. Ia melakukan reses di daerah pemilihannya, Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) beberapa waktu yang lalu.

Yonavia ungkapkan, bahkan sebelum memulai reses ia telah melihat secara langsung sepanjang jalan masih berbentuk tanah liat yang licin, begitupun dengan air bersih yang belum tersalurkan secara maksimal.

“Akses jalan dari Kutai Barat menuju Mahakam Ulu masih berupa jalan tanah liat. Masyarakat meminta adanya pengerasan jalan dalam waktu dekat karena ini sangat menghambat transportasi dan ekonomi mereka,” ucap Yonavia.

Mahakam Ulu, sebuah wilayah yang diapit oleh sungai dan pegunungan, menyimpan tantangan geografis tersendiri. Ketika hujan mengguyur, jalan-jalan tanah berubah menjadi kubangan lumpur. Tak jarang, banjir datang dan memutus akses antara Kubar dan Mahulu.

“Hal ini berdampak besar, terutama pada distribusi barang dan akses masyarakat ke pasar, sekolah, hingga rumah sakit,” beber Yonavia.

Kondisi ini tak hanya merugikan ekonomi lokal tetapi juga membuat warga terisolasi dari fasilitas-fasilitas vital.

Tak berhenti pada jalan, Mahulu juga dihadapkan pada permasalahan mendasar lainnya: air bersih. Di daerah pegunungan, warga masih bergantung pada sumber air alam yang terbatas. Distribusi air bersih dari PDAM belum mencapai wilayah-wilayah terpencil.

“Masih banyak daerah di Mahulu yang kesulitan mendapatkan air bersih. Kami berharap PDAM bisa lebih optimal, menjangkau wilayah yang selama ini belum terlayani,” jelasnya berharap.

Air bersih yang layak menjadi kebutuhan mendesak di Mahulu. Tanpa itu, masyarakat harus bertahan dengan solusi seadanya, yang sering kali tak aman untuk kesehatan.

Menurut Yonavia, infrastruktur yang buruk adalah penghambat besar bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi di dapilnya. Untuk itu, ia berkomitmen menjadikan perbaikan jalan dan distribusi air bersih sebagai prioritas utama dalam program kerjanya.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan provinsi untuk memastikan agar infrastruktur di wilayah ini segera diperbaiki,” ungkapnya dengan tegas.

Harapan masyarakat kini bertumpu pada langkah konkret yang diambil para pemangku kebijakan. Jika jalanan bisa dilalui tanpa kendala dan air bersih hadir di setiap rumah, mimpi untuk hidup lebih layak di Mahulu dan Kubar mungkin bukan lagi sekadar angan.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB