Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi.

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda meminta 59 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan dibentuk tidak membuka jenis usaha yang berbenturan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Koperasi tersebut justru didorong untuk mengisi sektor vital yang sangat dibutuhkan warga, salah satunya menjadi agen penyalur LPG subsidi 3 kilogram.

​Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa Pemkot Samarinda harus menentukan arah bisnis koperasi sejak awal. Menurutnya, koperasi sebaiknya menghindari usaha yang sudah marak dijalani masyarakat seperti ritel atau apotek.

​”Koperasi kalau bisa diarahkan jadi pangkalan atau penyalur resmi LPG 3 kilogram. Jadi distribusinya bisa langsung menyentuh tingkat RT dan warga makin mudah dapat gas,” ujar Iswandi.

​Iswandi menilai, persoalan pasokan dan kelangkaan gas melon masih menjadi keluhan rutin masyarakat. Dengan keterlibatan koperasi kelurahan, rantai distribusi gas bersubsidi diharapkan bisa dipangkas sehingga harganya tetap stabil dan tepat sasaran.

​Selain itu, ia menyarankan agar 59 Koperasi Merah Putih membentuk konsorsium atau kerja sama antarkoperasi. Sebab, jika setiap koperasi mengantongi suntikan modal sekitar Rp3 miliar, penggabungan kekuatan modal tersebut akan membuka peluang bisnis yang jauh lebih besar.

​”Kalau bergabung dalam konsorsium, kekuatannya jadi sangat besar. Ke depan mereka bahkan bisa bangun fasilitas stasiun pengisian LPG sendiri,” jelasnya.

​Iswandi pun mengingatkan Pemkot Samarinda agar mematangkan konsep bisnis koperasi ini secara terukur. Keberadaan Koperasi Merah Putih jangan sampai sekadar menjadi proyek seremonial pembentukan lembaga baru tanpa membawa dampak ekonomi riil bagi warga.

​”Jangan hanya jadi program formalitas. Kunci utamanya adalah koperasi ini benar-benar membawa manfaat, baik mengurai masalah LPG subsidi maupun menggerakkan ekonomi warga di tingkat kelurahan,” pungkasnya. (San/Adv)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Antisipasi Karhutla akibat Kemarau Panjang, Ketua DPRD Samarinda Minta Warga Waspada dan Siapkan Pemantauan Dapil
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru