Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda meyakini target Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Tahun Anggaran 2027 masih bisa dipatok lebih tinggi dari usulan pemerintah. Potensi penerimaan daerah Kota Tepian dinilai sangat besar sehingga kenaikan target dianggap sangat realistis.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengungkapkan bahwa Pemkot Samarinda awalnya mengajukan usulan target PAD sebesar Rp1,2 triliun dalam KUA-PPAS 2027. Namun, dari hasil pencermatan Banggar, target tersebut dinilai masih bisa digenjot hingga menembus angka Rp1,5 triliun.
”Dari evaluasi yang kami lakukan, angka yang diajukan pemerintah masih punya ruang untuk ditingkatkan karena potensi penerimaan daerah kita sangat besar,” jelas Rohi.
Optimisme Banggar ini didasari oleh tren positif PAD Samarinda beberapa tahun terakhir. Rohim mencontohkan realisasi PAD tahun 2025 yang sukses menembus Rp1,138 triliun, melampaui target awal yang dipasang sebesar Rp973 miliar.
Capaian manis ini menjadi bukti bahwa sektor pajak dan retribusi daerah masih menyimpan banyak peluang yang bisa dimaksimalkan.
Selain mendorong peningkatan target PAD, Banggar juga mengingatkan agar pengalokasian APBD difokuskan pada program-program strategis yang mampu menggerakkan roda perekonomian warga.
”Alokasi anggaran harus diarahkan ke sektor produktif yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Jika ekonomi tumbuh, penerimaan PAD otomatis akan ikut melonjak,” paparnya.
Rohim menambahkan, sinkronisasi antara target pendapatan, kebijakan belanja, serta dokumen dokumen perencanaan daerah (RKPD dan RPJMD) wajib dijaga agar pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. (San/Adv)









