Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist)

Ket. Foto : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menilai minimnya angka laporan kekerasan terhadap anak saat ini justru perlu diwaspadai secara serius. Menurutnya, penurunan jumlah laporan tidak serta-merta menandakan kasus kekerasan di lapangan merosot, melainkan bisa jadi karena korban masih takut atau enggan melapor.

​Sri Puji membandingkan data tahun lalu yang mencatat lebih dari 200 laporan, sementara saat ini angka yang masuk baru berada di kisaran 94 kasus.

​”Kalau angkanya baru 94, itu masih tergolong rendah dibanding tahun lalu yang tembus 200 lebih. Justru kalau laporannya sedikit kita harus curiga. Banyaknya laporan itu tanda masyarakat mulai sadar hukum, yang bahaya itu kalau korbannya memilih diam,” ujar Sri Puji saat dikonfirmasi Morfem.id, baru-baru ini.

​Ia menegaskan agar pemerintah tidak pasif menunggu aduan, melainkan harus aktif menjemput bola ke lapangan. Sistem deteksi dini perlindungan anak idealnya diperkuat dari tingkat akar rumput, mulai dari pengurus RT, pihak kelurahan, hingga kader posyandu.

​”Pemerintah harus rajin turun menjangkau warga. Penguatan perlindungan anak wajib dimulai dari level RT, kelurahan, sampai posyandu agar potensi kasus bisa cepat terdeteksi,” tegasnya.

​Sri Puji mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika melihat atau mengendus dugaan kekerasan pada anak di sekitarnya. Penanganan yang cepat sangat krusial untuk memutus trauma korban sekaligus mencegah pelaku mengulangi aksi bejatnya.

​Selain memperkuat peran kader pelopor dan pelapor perlindungan anak, ia juga menyoroti peran strategis media massa dalam mengedukasi publik serta mengawal kasus agar segera ditangani aparat penegak hukum maupun lembaga terkait. (San/Adv)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Antisipasi Karhutla akibat Kemarau Panjang, Ketua DPRD Samarinda Minta Warga Waspada dan Siapkan Pemantauan Dapil
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru